22 Juni Jadi Momentum Sejarah Jakarta dan Pelestarian Lingkungan

2 hours ago 5

Jumali

Jumali Senin, 22 Juni 2026 08:17 WIB

22 Juni Jadi Momentum Sejarah Jakarta dan Pelestarian Lingkungan

Sejumlah peserta program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta berjalan menuju bus di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.

Harianjogja.com, JOGJA—Tanggal 22 Juni 2026 menjadi momentum penting yang menghubungkan sejarah, pembangunan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pada hari ini, masyarakat Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499, sementara komunitas internasional merayakan Hari Hutan Hujan Sedunia atau World Rainforest Day.

Dua peringatan tersebut memiliki pesan yang berbeda, tetapi sama-sama relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini. Satu mengajak publik mengenang perjalanan panjang kota terbesar di Indonesia, sementara yang lain mengingatkan pentingnya menjaga hutan hujan yang menjadi penopang keseimbangan bumi.

HUT Jakarta ke-499 Masuki Era Baru

Jakarta genap berusia 499 tahun pada 22 Juni 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema "Bergerak Menuju Era Baru Jakarta", yang mencerminkan arah baru pembangunan kota setelah tidak lagi menyandang status sebagai ibu kota negara.

Tema tersebut menyoroti upaya Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai pusat ekonomi, bisnis, jasa, perdagangan, budaya, dan kota global yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Penetapan tanggal 22 Juni sebagai hari jadi Jakarta merujuk pada peristiwa bersejarah ketika pasukan yang dipimpin Fatahillah berhasil merebut pelabuhan Sunda Kelapa dari Portugis dan Kerajaan Pajajaran pada 22 Juni 1527. Setelah kemenangan tersebut, wilayah itu diberi nama Jayakarta yang berarti kemenangan yang sempurna.

Perjalanan panjang kemudian membawa Jayakarta berubah menjadi Batavia pada masa kolonial Belanda sebelum akhirnya dikenal sebagai Jakarta setelah Indonesia merdeka.

Memasuki usia hampir lima abad, Jakarta menghadapi tantangan baru yang tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Pemerintah juga mendorong transformasi digital, pengembangan transportasi ramah lingkungan, peningkatan kualitas hidup warga, serta penguatan sektor ekonomi kreatif.

Berbagai kegiatan budaya, hiburan, pameran, dan program sosial biasanya turut memeriahkan peringatan HUT Jakarta sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut usia baru kota tersebut.

Hari Hutan Hujan Sedunia Jadi Pengingat Penting

Di tingkat global, tanggal 22 Juni juga diperingati sebagai Hari Hutan Hujan Sedunia atau World Rainforest Day.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peran vital hutan hujan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dunia. Hutan hujan memiliki fungsi penting sebagai penyerap karbon alami, penghasil oksigen, habitat keanekaragaman hayati, serta sumber kehidupan bagi jutaan manusia.

Meski memiliki peran besar, kawasan hutan hujan di berbagai negara masih menghadapi ancaman serius berupa deforestasi, kebakaran hutan, penebangan liar, hingga alih fungsi lahan.

Momentum Hari Hutan Hujan Sedunia menjadi ajakan bagi masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai organisasi untuk meningkatkan upaya perlindungan lingkungan demi menjaga keberlanjutan bumi.

Bagi Indonesia, peringatan ini memiliki makna khusus karena negara ini memiliki salah satu kawasan hutan hujan tropis terbesar di dunia. Kelestarian hutan menjadi faktor penting dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus mendukung upaya menghadapi perubahan iklim.

Menghubungkan Sejarah dan Masa Depan

Peringatan yang jatuh pada tanggal yang sama ini menghadirkan pesan yang saling melengkapi. HUT Jakarta mengajak masyarakat menghargai perjalanan sejarah dan perkembangan kota, sementara Hari Hutan Hujan Sedunia mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan untuk masa depan.

Di tengah berbagai perubahan dan pembangunan yang terus berlangsung, kedua momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlanjutan alam agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|