Asing Net Sell Rp 823,3 M di Sesi 1, Ini Daftar Sahamnya

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing kembali mengalir deras keluar dari pasar modal Tanah Air, Selasa (26/5/2026). Sepanjang sesi 1 hari ini, net foreign sell mencapai Rp 823,3 miliar. 

Asing tercatat melakukan aksi jual Rp 3,7 triliun dan beli Rp 2,8 triliun. Dengan demikian total nilai transaksi asing pada sesi 1 mencapai Rp 6,5 triliun atau lebih dari 60% total transaksi. 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan net sell asing terbesar, yakni Rp 232,2 miliar. Kemudian diikuti oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 155,6 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp 138,1 miliar. 

Selengkapnya berikut lima saham dengan net foreign sell terbesar hingga jeda makan siang hari ini: 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 232,2 miliar
  2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 155,6 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 138,1 miliar 
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - Rp 134,5 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp 130,3 miliar

Sebagai informasi, dampak aksi jual asing tersebut berbeda di antara ketiga saham. Saat saham konglomerat malah naik, saham bank jumbo mengalami koreksi seiring dengan tekanan jual asing. 

BBCA turun 1,64% dan BBRI turun 2,21%. AMMN naik 0,63%, BREN 1,68%, dan TPIA 7,65%. Dengan demikian, ada investor domestik yang menyerap saham terafiliasi Salim dan juga emiten Prajogo Pangestu tersebut. 

Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi emiten dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 90,5 miliar. Akan tetapi MDKA justru turun 3,86% setelah sempat terbang 24,77% pada akhir pekan lalu. 

Selengkapnya berikut lima saham dengan net buy asing terbesar:

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp 90,5 miliar
  2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (GOLD) - Rp 40,1 miliar
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp 38,5 miliar
  4. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 16,6 miliar
  5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp 14,5 miliar

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,91% atau -56,67 poin ke level 6.149,68 pada akhir sesi 1. IHSG bergerak pada rentang 6.132,35–6.286,87.

Sebanyak 415 saham turun, 267 naik, dan 277 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 9,12 triliun, melibatkan 13,98 miliar saham dalam 1,2 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dibukukan sektor konsumer primer, properti dan finansial.

Secara spesifik, emiten yang paling menekan kinerja IHSG hari ini adalah emiten blue chip kapitalisasi pasar jumbo, termasuk Astra International (ASII) dengan sumbangsih pelemahan 11,97 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -10,98 poin, dan Bank Central Asia (BBCA) -9,7 poin.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|