Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) jumbo pada perdagangan sesi I Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan data Indo Premier, nilai transaksi asing mencapai Rp16,6 triliun dengan rincian foreign buy Rp7,5 triliun dan foreign sell Rp9,1 triliun. Dengan demikian, asing membukukan net sell sebesar Rp1,6 triliun di seluruh pasar.
Tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang mencatat net foreign sell mencapai Rp920,3 miliar. Setelahnya ada PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebesar Rp597,1 miliar.
Saham milik Prajogo lainnya juga menjadi salah satu net foreign sell terbesar, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) sebesar Rp61,8 miliar.
Di tengah derasnya aksi jual asing, sejumlah saham justru menjadi sasaran akumulasi. PT Astra International Tbk. (ASII) menjadi saham yang paling banyak dibeli asing dengan nilai mencapai Rp95,1 miliar.
Selain itu, asing juga tercatat mengoleksi dua saham milik Prajogo, yakni PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) sebesar Rp52,3 miliar dan PT Petrosea Tbk. (PTRO) Rp36,9 miliar.
Lonjakan transaksi asing hari ini tidak terlepas dari sejumlah sentimen. Seperti rebalancing indeks global dan aksi profit taking akhir bulan.
Lantas, apa saja saham-saham pilihan jual dan beli asing sepanjang sesi I perdagangan hari ini? Berikut daftarnya mengutip Indo Premier!
Net Foreign Buy
- PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp95,1 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp79,6 miliar
- PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp52,3 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp51,2 miliar
- PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp36,9 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp24,4 miliar
- PT Timah Tbk. (TINS) - Rp23,4 miliar
- PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) - Rp17,4 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp16,2 miliar
- PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) - Rp14,7 miliar
Net Foreign Sell
- PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp920,3 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp597,1 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp70,4 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp61,9 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp61,8 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp52,8 miliar
- PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) - Rp29,8 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp28,5 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp21,4 miliar
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Rp19,3 miliar
(fsd/fsd)
Addsource on Google


















































