Bandara Soekarno-Hatta Layani 324 Penerbangan Setelah Operasional Kembali Normal

1 hour ago 2

Calon penumpang mengantre saat melakukan proses pembatalan tiket atau refund di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). Sebanyak 209 penerbangan di Bandara International Soekarno Hatta terpaksa dibatalkan imnas dari adanya sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penumpukan calon penumpang di area bandara. Jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melalui Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, telah melayani 324 penerbangan hingga Selasa (8/9/2026) sore setelah operasional bandara ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak Ahad (6/9). Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan sebanyak 324 penerbangan yang beroperasi terdiri atas 208 penerbangan keberangkatan dan 116 penerbangan kedatangan.

“Semua wilayah sudah dibuka. Berbagai wilayah, termasuk Medan dan Aceh, semuanya sudah aman,” ujarnya.

Menurut dia, layanan penerbangan secara bertahap kembali normal menyusul terbitnya Notice to Airmen (NOTAM) terbaru. Seluruh rute penerbangan, baik domestik ke berbagai wilayah seperti Medan dan Aceh maupun rute lainnya, kini dinyatakan sudah aman dan kembali normal.

“Kami mencatat lonjakan aktivitas yang signifikan seiring normalisasi penerbangan,” ucapnya.

Yudistiawan mengatakan berdasarkan data yang masuk ke pusat data bandara, total pergerakan pesawat diproyeksikan mencapai 896 penerbangan sepanjang Selasa. Sementara itu, jumlah pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 113.000 orang.

Selain itu, pihaknya menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Pihak bandara telah menjalankan prosedur ketat sebelum memutuskan membuka kembali operasional penerbangan.

“Secara periodik membersihkan area runway (landas pacu), taxiway, hingga apron dari sisa debu atau abu vulkanik. Kemudian kelayakan penerbangan juga diwajibkan memastikan armada yang digunakan telah melalui pengecekan menyeluruh dan aman untuk terbang sesuai instruksi Kementerian Perhubungan,” ungkapnya.

Bagi calon penumpang yang terdampak penutupan sebelumnya, pihak bandara mengimbau agar tidak langsung datang ke bandara sebelum memastikan status penerbangannya.

“Bagi penumpang yang memilih opsi reschedule (jadwal ulang), diimbau untuk memantau jadwal terbaru yang telah didaftarkan. Sedangkan bagi penumpang yang telah mengonfirmasi keberangkatannya hari ini, dipersilakan untuk langsung hadir ke Bandara Soekarno-Hatta,” kata dia.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|