Banjir Nagoya Ganggu Atlet Indonesia Jelang Asian Games 2026

5 hours ago 6

Newswire

Newswire Kamis, 10 September 2026 11:27 WIB

Banjir Nagoya Ganggu Atlet Indonesia Jelang Asian Games 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat. Antara/Shofi Ayudiana)\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Banjir yang melanda Nagoya, Jepang, sempat mengganggu persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026. Salah satu yang terdampak adalah tim basket Indonesia yang sudah lebih dahulu berada di Nagoya dan sempat tidak bisa menjalani latihan.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, gangguan akibat banjir menjadi salah satu kendala yang harus diatasi kontingen Indonesia menjelang berlangsungnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Iya kayak kemarin basket ya yang duluan sana, jadi mereka sempat juga nggak bisa latihan," kata Taufik usai menghadiri pelepasan kontingen Asian Games 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

NOC dan CdM Cari Solusi

Taufik memastikan gangguan akibat kondisi cuaca tersebut tidak dibiarkan berlarut. Tim Indonesia terus mencari solusi agar persiapan atlet tetap berjalan dan tidak terganggu ketika pertandingan Asian Games 2026 dimulai.

National Olympic Committee (NOC) Indonesia bersama Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia disebut langsung bergerak mencari alternatif bagi atlet yang terdampak banjir.

"Di sini juga cepat tanggap juga dari tim NOC, dari CdM, cari solusi gimana di sana. Memang sempat terganggu, cuma mudah-mudahan ke depan," ujarnya.

Menurut Taufik, persoalan akibat banjir tersebut juga berpotensi dialami kontingen dari negara peserta lainnya. Hal itu karena lokasi tempat tinggal para kontingen berada di kawasan yang berdekatan.

"Karena bukan Indonesia aja, negara lain juga mungkin sama ya imbasnya karena mereka tempat tinggalnya juga mungkin kan nggak jauhan, beda, deket-deket di situ juga," tutur Taufik.

Aktivitas Asian Games Sempat Dihentikan

Sebelumnya, pemerintah Aichi-Nagoya dilaporkan menghentikan sementara seluruh kegiatan pada Rabu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan atlet dan peserta menyusul kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut.

Meski demikian, penghentian aktivitas itu tidak berarti pelaksanaan Asian Games 2026 dihentikan.

Kontingen Indonesia sendiri berkekuatan 432 atlet yang akan tampil dalam 35 cabang olahraga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pemerintah menargetkan kontingen Merah Putih membawa pulang medali emas dari ajang olahraga multievent tersebut.

Indonesia Bidik Empat Medali Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir sebelumnya mengungkapkan pemerintah menargetkan Indonesia meraih empat medali emas pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang.

Target tersebut, kata Erick, disusun berdasarkan matriks prestasi yang telah dibuat pemerintah bersama masing-masing cabang olahraga. Jumlah empat emas itu lebih rendah dibandingkan target pada Asian Games sebelumnya di China yang mencapai tujuh emas.

"Target emas, kemarin di China itu tujuh emas, tetapi ada tiga nomor yang tidak dipertandingkan yaitu dua Dragon Boat dan satu dari menembak. Hari ini dengan matriks yang ada itu empat emas," kata Erick.

Erick menjelaskan target tersebut ditetapkan melalui perhitungan dan evaluasi terhadap setiap cabang olahraga. Namun, dia tidak membeberkan secara rinci cabang olahraga mana saja yang menjadi tumpuan Indonesia untuk menyumbangkan empat medali emas tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|