Baru Umur 6 Hari Bursa Saham WBSA Naik 307%, Ini Ternyata Pemiliknya

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) melonjak signifikan dalam sepekan atau sejak awal melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 April 2026. 

WBSA tercatat di Bursa dengan harga IPO Rp 168. Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (17/4/2026), saham IPO sudah naik 307,74% ke level 685. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) pun memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham tersebut (suspensi).

Mengutip prospektusnya, ultimate beneficiary owner (UBO) atau penerima manfaat akhir Perseroan adalah Komisaris Utama Andree dan Direktur Utama Edwin Wibowo.

Tercatat, pemegang saham utama yakni Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd. menguasai 79,01%.

Walaupun terdapat perbedaan jumlah kepemilikan saham antara keduanya, hal tersebut tidak mengubah fakta bahwa keduanya tetap memiliki kemampuan signifikan untuk memengaruhi pengendalian.

Sebagai Direktur, keduanya memiliki otoritas strategis dalam pengambilan keputusan. Kewenangan ini mencakup penetapan arah kebijakan, persetujuan atas keputusan strategis serta pengelolaan kegiatan operasional.

"Dengan demikian, meski proporsi kepemilikan saham berbeda namun kewenangan yang dimiliki oleh Sdr. Andree dan Sdr. Edwin Wibowo sebagai Director memungkinkan mereka mengendalikan TBK secara bersama-sama," tulis manajemen, dikutip Senin (20/4/2026).

Adapun BSA Logistics saat ini dipimpin oleh EdwinWibowo yang duduk di kursi direktur utama. Selain itu ada pula nama Willson Cuaca di kursi komisaris BSA Logistics. Dia juga tercatat sebagai direktur di Tiga Beruang Kalifornia, komisaris utama Fore Kopi Indonesia (FORE) serta founder & managing partner East Ventures.

Sebelum dikenakan suspensi, BEI telah memantau dengan ketat perdagangan WBSA pada 16 April 2026 karena terjadinya peningkatan harga saham dan masuk kategori saham yang bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 10 April 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal pencatatan saham dari penawaran umum.

Perusahaan di sektor logistik, tersebut resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada 10 April 2026 dan menjadi emiten pertama yang melantai di pasar modal tahun ini.

Penyelenggaraan IPO ini mencapai oversubscribe sebesar 386,86 kali. Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk mendukung strategi ekspansi Perseroan, khususnya melalui akuisisi perusahaan di sektor angkutan laut sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan logistik end-to-end, serta untuk belanja modal guna meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensi layanan.

Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk Edwin Wibowo mengatakan bahwa peluang industri logistik nasional masih sangat besar, mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas industri dan konsumsi domestik. Kondisi ini mendorong kebutuhan yang besar akan layanan logistik multimoda yang terintegrasi.

Sebagai informasi, WBSA telah melepas sahamnya sebanyak 1,8 miliar lembar atau setara dengan 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh atau setara dengan 20,75% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan. Dengan harga penawaran sebesar Rp168 per saham, sehingga Perseroan akan menghimpun dana segar sebesar Rp302,4 miliar.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|