Di Tanah Suci, Ini Pesan Pengasuh Lirboyo Kiai Kafabihi Machrus untuk Segenap Jamaah Haji

1 hour ago 1

Musyrif Diny Kemenhaj RI sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, KH Abdullah Kafabihi Machrus saat ditemui di Madinah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026) malam waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH – Musyrif Dini yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH Abdullah Kafabihi Machrus menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jamaah haji Indonesia 2026 menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah sebagai puncak ibadah haji.

Dia menyampaikan wukuf di Arafah merupakan inti dari ibadah haji yang tidak bisa ditinggalkan. Karena itu, jamaah haji diminta mempersiapkan diri secara matang, terutama dari sisi kesehatan.

“Al-Hajju Arafah, haji itu intinya wukuf di Arafah. Maka sebelum itu jangan memforsir tenaga," tutur Kiai Kafabihi kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Selasa (12/5/2026) malam.

Dia mengimbau jamaah untuk tidak berlebihan dalam menjalankan ibadah sunnah seperti umrah berulang kali atau aktivitas lain yang dapat menguras energi.

Menurutnya, menjaga stamina jauh lebih penting agar dapat menjalankan rukun haji dengan baik dan sah.

Selain aspek fisik, Kiai Kafabihi juga mengingatkan pentingnya landasan hukum dalam beribadah.

Dia menjelaskan, peran pembimbing keagamaan seperti Musyrif Dini adalah memastikan setiap amalan jamaah memiliki dasar dalil yang jelas, meskipun perbedaan pendapat dalam praktik ibadah tetap ada dan harus disikapi dengan bijak.

"Perbedaan itu adalah rahmat, yang penting ibadah memiliki dasar hukum dan mengikuti arahan pembimbing," katanya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|