
Jaringan gas. - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Situasi darurat terjadi di Amerika Serikat setelah Gubernur California, Gavin Newsom, resmi menetapkan status darurat di Orange County menyusul ancaman serius dari kebocoran bahan kimia berbahaya di fasilitas industri kedirgantaraan di Garden Grove.
Keputusan ini diambil setelah tim tanggap darurat berpacu dengan waktu untuk menstabilkan tangki berisi metil metakrilat—zat kimia yang sangat mudah terbakar—yang mengalami peningkatan suhu signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan potensi ledakan besar yang dapat berdampak luas pada lingkungan sekitar.
“Keselamatan warga Orange County adalah prioritas utama. Negara bagian telah mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mendukung upaya penanganan darurat,” ujar Newsom dalam pernyataan resminya dikutip dari Antara, Minggu (24/5/2026)
Insiden ini berpusat di fasilitas milik GKN Aerospace di Garden Grove. Tangki yang bermasalah dilaporkan terus mengalami kenaikan suhu dari sekitar 25 derajat Celsius hingga menyentuh 32 derajat Celsius, sebuah lonjakan yang dinilai berisiko tinggi oleh otoritas setempat.
Metil metakrilat sendiri merupakan bahan kimia yang umum digunakan dalam produksi plastik akrilik serta berbagai komponen industri, termasuk sektor kedirgantaraan. Namun, dalam kondisi tidak stabil, zat ini dapat berubah menjadi ancaman serius karena sifatnya yang mudah menguap dan mudah terbakar.
Pejabat pemadam kebakaran setempat mengungkapkan dua skenario terburuk yang tengah diantisipasi. Pertama, tangki dapat mengalami tekanan berlebih hingga pecah, menyebabkan kebocoran bahan kimia beracun ke lingkungan. Kedua, risiko ledakan besar yang tidak hanya menghancurkan fasilitas utama, tetapi juga berpotensi memicu reaksi berantai pada tangki bahan kimia lain di sekitarnya.
Status darurat yang diberlakukan memungkinkan pemerintah negara bagian untuk mempercepat mobilisasi sumber daya, termasuk bantuan dari lembaga federal, serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya mitigasi risiko. Selain itu, warga di sekitar lokasi juga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi jika situasi memburuk.
Perkembangan terbaru menunjukkan tim teknis masih terus melakukan pendinginan intensif terhadap tangki guna menekan suhu dan mencegah reaksi kimia yang lebih berbahaya. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun otoritas setempat menegaskan bahwa situasi masih sangat dinamis dan berisiko tinggi.
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan potensi bahaya di balik industri berteknologi tinggi, sekaligus menyoroti pentingnya sistem keamanan dan mitigasi risiko yang ketat dalam pengelolaan bahan kimia berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































