Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

7 hours ago 3

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang Banjir di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (4/3/2025). ANTARA/Risky Syukur - aa.

Harianjogja.com, JAKARTA — Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya memicu banjir di sejumlah titik, terutama di wilayah Jakarta Barat. Genangan air dilaporkan merendam belasan rukun tetangga (RT) serta beberapa ruas jalan utama sejak Sabtu (4/4/2026) pagi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang disertai luapan aliran sungai.

“Genangan terjadi akibat hujan intensitas tinggi serta meluapnya Kali Pesanggrahan dan Kali Angke,” ujarnya.

Puluhan RT Terdampak

Berdasarkan pendataan hingga pukul 08.00 WIB, sedikitnya 12 RT di wilayah Jakarta Barat terendam dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 40 sentimeter.

Sebaran wilayah terdampak meliputi:

Kelurahan Kembangan Selatan: 3 RT

Kelurahan Kedoya Selatan: 5 RT

Kelurahan Kedaung Kaliangke: 3 RT

Kelurahan Rawa Buaya: 1 RT

Sejumlah Jalan Ikut Tergenang

Selain permukiman warga, genangan juga merambah empat ruas jalan dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 55 sentimeter. Lokasi yang terdampak antara lain:

Jalan Ciledug Raya (depan SPBU Shell), Petukangan Selatan, Pesanggrahan

Jalan Strategi Raya, Joglo, Kembangan

Jalan Basoka Raya, Joglo, Kembangan

Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan Barat, Mampang Prapatan

Status Siaga di Sejumlah Pintu Air

Yohan mengungkapkan hujan yang terjadi sejak Jumat (3/4) menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah titik pemantauan.

Beberapa pos pantau sempat berstatus siaga, di antaranya Pos Sunter Hulu dan Pos Pesanggrahan yang mencapai siaga 3, serta Pintu Air Pasar Ikan yang berada pada status siaga 2.

Kondisi ini turut berkontribusi terhadap meluasnya genangan di sejumlah wilayah ibu kota.

Penanganan dan Imbauan

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan berbagai dinas terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Upaya yang dilakukan meliputi penyedotan air serta memastikan saluran drainase berfungsi optimal.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan 112 yang tersedia selama 24 jam secara gratis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|