Kasus Penipuan Wisatawan di Korsel Naik Tajam, Fans K-pop Jadi Target

4 hours ago 4

Jumali

Jumali Minggu, 21 Juni 2026 22:27 WIB

Kasus Penipuan Wisatawan di Korsel Naik Tajam, Fans K-pop Jadi Target

Bendera Korea Selatan. - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Kabar penting bagi masyarakat Indonesia yang gemar berwisata ke Korea Selatan, terutama penggemar K-pop dan budaya Korea. Jumlah warga asing yang menjadi korban penipuan di Negeri Ginseng dilaporkan meningkat tajam dalam dua tahun terakhir, bahkan hampir empat kali lipat.

Data Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan yang diungkap anggota parlemen setempat pada Minggu (21/6/2026) menunjukkan, kasus penipuan terhadap warga asing naik dari 5.307 kasus pada 2023 menjadi 8.671 kasus pada 2024, lalu melonjak menjadi 19.907 kasus pada 2025.

Secara keseluruhan, jumlah warga asing yang menjadi korban berbagai tindak kejahatan juga meningkat 81,7 persen dalam periode yang sama, dari 28.048 kasus menjadi 50.975 kasus.

Fans K-pop Jadi Sasaran Utama

Anggota parlemen Kim Joon-hwan dari Partai Demokrat menyebut banyak kasus penipuan menyasar penggemar budaya pop Korea atau hallyu. Para pelaku biasanya menawarkan tiket konser atau merchandise artis K-pop, lalu menghilang setelah pembayaran dilakukan.

Kasus ini kerap terjadi karena wisatawan asing tidak familiar dengan sistem pembelian resmi di Korea Selatan, sehingga mudah tergoda membeli dari perantara tidak resmi atau penjual individu.

Salah satu sorotan terjadi saat konser BTS di Busan pada 12–13 Juni 2026, ketika tercatat beberapa laporan kejahatan terhadap warga asing, termasuk penipuan yang menimpa penggemar dari berbagai negara.

Lonjakan Wisatawan, Risiko Ikut Naik

Peningkatan kasus ini sejalan dengan lonjakan wisatawan asing ke Korea Selatan. Data pariwisata menunjukkan jumlah kunjungan naik 71,7 persen, dari 11 juta pada 2023 menjadi 18,9 juta pada 2025.

Namun, peningkatan tersebut juga diiringi kekhawatiran bahwa maraknya penipuan dapat merusak citra Korea Selatan sebagai destinasi wisata budaya global.

Seruan Perketat Perlindungan Wisatawan

Menanggapi situasi ini, Kim Joon-hwan meminta pemerintah memperkuat perlindungan terhadap wisatawan asing. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga untuk mencegah kejahatan yang menyasar pengunjung internasional.

“Seiring meningkatnya wisatawan asing yang datang untuk menikmati budaya Korea, perlu langkah lebih kuat untuk mencegah mereka menjadi korban kejahatan,” ujarnya.

Tips Aman untuk Wisatawan Indonesia

Bagi wisatawan Indonesia yang ingin menonton konser atau berlibur ke Korea Selatan, beberapa langkah pencegahan penting antara lain:

  • Membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti Interpark Ticket atau Melon Ticket
  • Menghindari transaksi dengan pihak tidak dikenal
  • Tidak melakukan transfer uang ke rekening pribadi tanpa bukti resmi
  • Memeriksa reputasi penjual sebelum transaksi

Dengan meningkatnya popularitas budaya Korea, kewaspadaan menjadi hal penting agar pengalaman wisata tetap aman dan menyenangkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|