KDM Pastikan Jalan Diponegoro Bandung tak Ditutup Saat Penataan Gedung Sate

1 hour ago 1

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keterengan pers usai kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 di Bale Gede Pakuan Kota Bandung, Rabu (15/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan tidak ada penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Pernyataannya itupun menjadi bantahan informasi yang sempat beredar di masyarakat.

Ia menegaskan, pemasangan plang yang menyebutkan penutupan jalan sejak 30 April hingga 7 Agustus 2026 tidak sah dan tidak memiliki dasar persetujuan dari pemerintah provinsi. “Warga Bandung yang saya cintai, Jalan Diponegoro tidak ada penutupan. Selanjutnya, pemasangan plang yang mengatakan ditutup sejak tanggal 30 April sampai 7 Agustus 2026, plang itu dinyatakan tidak berlaku karena tindakan pemasangan tanpa persetujuan gubernur,” ujar gubernur yang akrab disapa KDM, dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa tanpa khawatir adanya penutupan akses di kawasan tersebut. Ia juga mengimbau warga untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan keindahan kota.

“Semoga kita dalam setiap waktu bisa beraktivitas sebagaimana biasa, bisa menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bandung yang merupakan kota kebanggaan kita semua,” katanya.

KDM menambahkan, saat ini pemerintah tengah melakukan penataan kawasan halaman Gedung Sate. Ia berharap proses tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selesai tepat waktu tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara signifikan.

“Semoga penataan halaman Gedung Sate bisa berjalan dengan aman, lancar dan tepat waktu,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan terus melakukan koordinasi agar setiap kebijakan terkait infrastruktur dan penataan kota dapat berjalan sesuai prosedur. Di sisi lain, hal itu juga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|