Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris

6 hours ago 1

Harianjogja.com, LONDON— Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Inggris mengalami gangguan pasokan di tengah lonjakan harga BBM. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan yang melampaui ketersediaan bahan bakar.

Situasi tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2026), ketika sebagian SPBU dilaporkan mengalami keterbatasan stok akibat tekanan pasokan global yang semakin ketat.

Harga bensin di Inggris kini mencapai 1,5 paun per liter atau sekitar Rp33.800, naik sekitar 15 persen dibandingkan sebelum konflik. Sementara harga solar berada di level 1,77 paun per liter.

CEO Asda, Allan Leighton, mengungkapkan bahwa hanya sebagian kecil SPBU yang terdampak, namun lonjakan permintaan terjadi secara signifikan.

"Kami melihat peningkatan permintaan yang sangat tinggi akibat volatilitas harga," kata Allan Leighton.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini membuat permintaan melampaui pasokan yang tersedia. "Permintaan telah melampaui pasokan. Pasokan sedang ketat, dan kami bekerja keras mengatasinya. Gangguan ini bersifat sementara, meski mungkin berlanjut selama periode pengiriman," katanya.

Lonjakan harga dan gangguan pasokan ini tidak lepas dari ketegangan global. Lalu lintas di Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama perdagangan energi dunia, sempat terganggu akibat konflik di Timur Tengah.

Sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, distribusi energi global tertekan. Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke Israel serta sejumlah wilayah di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Kondisi ini berdampak langsung pada pasokan energi dunia, termasuk di Inggris, yang kini menghadapi tekanan harga sekaligus gangguan distribusi di tingkat ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|