Menkeu Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Diberlakukan Tahun Ini, Kajian Awal Rp5 Juta

1 hour ago 1

Motor Listrik Alva N3 Next Gen dipajang di IIMS 2026, JIEXpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan program insentif untuk motor listrik diberlakukan tahun ini. Insentif tersebut rencananya dikucurkan secara bertahap. Pada tahap awal, program ditargetkan mencakup sekitar 6 juta unit sepeda motor.

“Saya mengusulkan, kita kasih (insentif) yang baru dulu. Yang pertama itu 6 juta penjualan motor kan, tapi enggak semua sekaligus. Kita lihat bertahap. Tapi, yang baru akan kita coba buat programnya,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Purbaya menjelaskan program tersebut masih dalam tahap kajian dan akan dibahas lebih lanjut bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Kajian awal mengarah pada pemberian subsidi sekitar Rp5 juta per unit. Namun, besaran tersebut masih berpotensi berubah seiring proses finalisasi kebijakan.

“Sudah dibicarakan. Nanti berapa jumlah motor yang disubsidi masih dipertimbangkan, dan kita ingin tunjukkan seperti apa. Tapi, yang jelas saya masih diskusi dulu dengan Menteri Perindustrian, Menko (Perekonomian), dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu,” kata dia.

Purbaya mengatakan insentif tersebut disiapkan sebagai bagian dari rencana pemerintah mengganti seluruh sepeda motor konvensional di Indonesia dengan motor listrik.

Kebijakan ini sejalan dengan target pemerintah untuk mengonversi secara bertahap sekitar 120 juta sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Program yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan mempercepat transisi energi bersih sekaligus menekan beban subsidi BBM.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|