REPUBLIKA.CO.ID, Oleh KH. Imam Nur Suharno, Pembina Korps Mubaligh Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat
الحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. القَائِلِ فِي كِتَابِهِ الكَرِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ لِلّٰهِ شُهَدَاۤءَ بِالْقِسْطِۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰٓى اَلَّا تَعْدِلُوْاۗ اِعْدِلُوْاۗ هُوَ اَقْرَبُ لِلتَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ (المائدة: ٨). وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ المُصَلُّونَ. اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah,
Segala puji dan syukur terhatur kepada hadirat Allah SWT atas semua limpahan nikmat, karunia, serta hidayah-Nya. Sehingga kita bisa melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu shalat Jumat.
Shalawat beriring salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada baginda kita, Nabi agung Muhammad SAW. Penutup para Nabi dan Rasul, yang senantiasa kita tunggu syafaatnya di hari kiamat kelak.
Tidak lupa khatib berwasiat kepada diri khatib pribadi, dan kepada jama’ah sekalian, untuk meningkatkan takwa dan iman kita kepada Allah. Sebab hanya dengan iman dan takwa yang menjadi bekal bagi kita, untuk masuk ke dalam surga dan selamat dari siksa api neraka.
Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah,
Setiap bulan Rabiul Awal kaum muslimin senantiasa memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Momentum ini hendaknya dijadikan sebagai sarana memperkuat untuk meneladani kehidupan Nabi SAW, salah satunya dalam masalah kepemimpinan.
Rasulullah SAW adalah pemimpin yang tegas dalam masalah penegakan hukum. Tidak pernah menetapkan suatu hukum dengan rasa belas kasihan, pilih kasih, dan tebang pilih. Beliau tidak memihak siapa pun, baik pada pejabat pemerintahan, sahabat, masyarakat kecil maupun anggota keluarganya sendiri, termasuk anaknya.

2 hours ago
4

















































