Pemadaman Listrik Ganggu Jakarta, Ini Penjelasan PLN

2 hours ago 4

Pemadaman Listrik Ganggu Jakarta, Ini Penjelasan PLN Ilustrasi petugas PLN. - Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis (23/4/2026) menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Gangguan ini berdampak pada aktivitas perkantoran hingga lalu lintas di sejumlah titik ibu kota.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan pemadaman tersebut disebabkan oleh gangguan pada suplai listrik. Perusahaan pelat merah itu saat ini tengah berupaya melakukan pemulihan secara bertahap.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menyampaikan pihaknya langsung bergerak cepat untuk menormalkan kondisi jaringan.

“Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. PLN fokus lakukan upaya penormalan,” ujarnya saat dihubungi, Kamis.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi kelistrikan di wilayah masing-masing melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan Contact Center PLN 123 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pemadaman listrik terjadi di sejumlah kawasan strategis. Di Jakarta Pusat, wilayah yang terdampak antara lain Thamrin dan Bendungan Hilir. Sementara di Jakarta Selatan, pemadaman dilaporkan terjadi di Kuningan, Jagakarsa, hingga Tebet. Sejumlah area di Jakarta Timur juga turut mengalami gangguan serupa.

Pemadaman ini bukan yang pertama kali terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, gangguan listrik juga sempat terjadi pada 9 April 2026 akibat masalah pada sistem di beberapa gardu induk. Saat itu, PLN menyebut pasokan listrik terhenti sementara karena gangguan teknis, sebelum akhirnya berhasil dipulihkan secara bertahap.

Dampak pemadaman kali ini cukup luas. Selain mengganggu aktivitas perkantoran, sejumlah fasilitas publik turut terdampak. Operasional MRT Jakarta sempat mengalami gangguan di beberapa stasiun pada sore hari. Namun, berbeda dengan MRT, perjalanan KRL Commuter Line tetap berjalan normal.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, memastikan layanan kereta rel listrik tidak terdampak oleh gangguan tersebut.

“Operasional perjalanan commuter line tidak terganggu atas kejadian listrik padam,” jelasnya.

Selain sektor transportasi, pemadaman juga berdampak pada sistem lalu lintas. Sejumlah lampu lalu lintas (traffic light) dilaporkan tidak berfungsi, yang kemudian memicu kepadatan kendaraan di beberapa ruas jalan. Petugas dari Polda Metro Jaya pun diterjunkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas secara manual guna mengurai kemacetan.

Hingga kini, PLN terus melakukan pemulihan jaringan secara bertahap sembari memastikan sistem kelistrikan kembali stabil sebelum sepenuhnya dialirkan ke pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|