Pesan Kemanusiaan The Strokes untuk Gaza di Penutup Coachella 2026

4 hours ago 2

Band The Strokes. Band ini menyuarakan tentang Gaza di panggung Coachella 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Band rock asal New York, The Strokes, menutup penampilan mereka pada akhir pekan kedua Coachella 2026 dengan pesan kemanusiaan. Melalui lagu dan visual panggung, mereka mengingatkan dunia tentang kehancuran yang terus berlangsung di Gaza.

Band tersebut tampil membawakan 14 lagu, membuka set dengan "Hard to Explain" dan "You Only Live Once". Mereka kemudian melanjutkan penampilan dengan sejumlah lagu populer seperti "The Adults Are Talking" serta single terbaru mereka, "Going Shopping".

Penampilan ini menjadi bagian dari kembalinya The Strokes ke panggung setelah mengumumkan album baru mereka, Reality Awaits, yang juga akan didukung oleh tur dunia. Untuk lagu penutup, The Strokes memilih "Oblivius", lagu rilisan 2016 yang belum pernah mereka bawakan secara live sejak tahun perilisannya. Lagu dengan nuansa lebih gelap tersebut diiringi visual panggung yang sarat pesan politik, demikian seperti dilansir laman Far Out Magazine, Ahad (19/4/2026).

Dalam tayangan visual panggung, muncul sejumlah tokoh-tokoh politik seperti Omar Torrijos, Jacobo Arbenz, dan Jaime Roldos Aguilera, yang semuanya digambarkan sebagai pemimpin yang diduga digulingkan oleh CIA. Selain itu, ditampilkan pula sosok Martin Luther King Jr dengan keterangan bahwa pemerintah Amerika Serikat dinyatakan bersalah atas pembunuhannya dalam pengadilan perdata. Visual tersebut juga menampilkan pesan "Black Lives Matter".

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|