Polda Banten intensifkan patroli kewilayahan terkait isu pocong.
REPUBLIKA.CO.ID, SERANG, – Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengintensifkan patroli di wilayahnya untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan yang memanfaatkan keresahan masyarakat terkait isu kemunculan pocong palsu. Langkah ini dilakukan menyusul merebaknya informasi yang belum terverifikasi kebenarannya di media sosial.
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, di Serang pada hari Senin, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas asal-usulnya. Ia menegaskan bahwa isu pocong palsu yang beredar luas tersebut dipastikan tidak benar.
"Kami tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya. Karena itu, kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan lingkungan," ujar Kapolda.
Hengki memastikan bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Langkah peningkatan patroli dilakukan semata-mata untuk menjamin dan memberikan rasa aman yang optimal kepada warga.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak panik, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolda meminta masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak turut menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
1

















































