Resmi Jadi BUMN, PT DSI Siap Kelola Ekspor Satu Pintu

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menegaskan, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) sudah resmi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mengatakan, dalam menjalankan perannya, PT DSI harus mengubah status dari sebelumnya swasta menjadi perusahaan pelat merah.

"Hari ini kan sudah menjadi BUMN, kan. Karena kan prosesnya harus ada 1% saham milik negara dengan kuasa khusus. Hari ini sudah menjadi BUMN. Dia sudah selesai tadi pagi, kita sudah tanda tangan," ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Senin (25/5/2026).

Sebagaimana diketahui, PT DSI dibentuk sebagai upaya pemerintah melakukan ekspor satu pintu untuk komoditas batu bara, minyak kelapa sawit dan juga paduan besi atau ferro aloys.

Penandatanganan perubahan status tersebut terungkap dalam Instagram resmi milik CEO BPI Danantara Rosan P Roeslani @rosanroeslani. Adapun penandatanganan dilakukan oleh CEO Danantara Rosan, CIO Danantara Pandu Sjahrir dan juga COO Danantara Dony Oskaria.

Dalam akun Instagramnya Rosan menyampaikan, bahwa pembentukan BUMN Khusus Ekspor yakni PT DSI ini intinya adalah sebagai transparansi dalam transaksi.

"Keberadaan kami ini nantinya juga justru ingin lebih menyempurnakan terutama dari distorsi data ekspor yang mungkin selama ini sudah terjadi," terang dia, dikutip Senin (25/5/2026).

Sebelumnya Rosan menyatakan bahwa Luke Thomas Mahony ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Rosan melihat pengalaman Thomas di PT Vale Indonesia Tbk dan sudah lama di dunia perdagangan. Sehingga dinilai mumpuni untuk memimpin PT DSI.

Dia juga melihat Thomas juga lama tinggal di Indonesia. "Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih menjadi track record-nya juga dan dia kan sangat memahami juga, pengalaman sebelumnya baik di perusahaan multinasional di Vale dan dia pun bisa Bahasa Indonesia juga, memang istrinya orang Indonesia," kata Rosan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (22/5/2026).

"Tapi yang paling penting justru kita lihat pengalaman trading-nya ada, minerals-nya ada, jadi pimpinan di banyak perusahaan mineral, jadi dan networking-nya juga baik dan yang paling penting kita lihat selama ini juga di Danantara kerjanya juga sangat-sangat baik," tambahnya.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|