Sesi I Asing Net Sell Rp 454 Miliar, Kompak Lego Deretan Saham Ini

6 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp454 miliar pada sesi pertama Jumat (17/4/2026). Data Indo Premier mencatat asing melakukan pembelian bersih jumbo sebesar Rp2,1 triliun, sedangkan penjualan bersih lebih besar lagi sebesar Rp2,6 triliun.

Tekanan jual terlihat pada saham perbankan besar, terutama BBCA, BBRI, dan BMRI, sementara pembelian asing mulai mengarah ke saham komoditas dan energi seperti CUAN, BRMS, dan ADRO.

Hal ini menunjukkan adanya rotasi sektor dari perbankan ke komoditas pada sesi pertama hari ini.

Pada sisi penjualan, investor asing paling banyak melepas saham BBRI dengan nilai jual Rp139,6 miliar. Disusul BRMS Rp99,0 miliar dan BUMI Rp69,2 miliar. Penjualan asing juga terlihat pada saham MEDC Rp51,3 miliar dan CUAN Rp42,8 miliar.

Di sisi pembelian, saham yang paling banyak diakumulasi oleh investor asing adalah CUAN dengan nilai Rp122,8 miliar. Selain itu, asing juga masuk ke saham komoditas dan energi seperti BRMS, ADRO, dan NCKL. Saham big cap seperti ASII dan BBNI juga terlihat mulai dikoleksi asing meskipun dalam jumlah yang lebih kecil.

Sementara itu, tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham perbankan besar, terutama BBCA yang mencatat net sell Rp147,8 miliar. Selain itu, asing juga melepas BBRI dan BMRI.

Selain sektor perbankan, asing juga melakukan penjualan pada saham komoditas seperti ANTM serta saham energi dan konglomerasi lainnya seperti BUMI dan PTRO.

Berikut urutan saham yang paling banyak dibeli dan dijual investor asing pada perdagangan Sesi I hari ini:

Net buy asing

  1. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp122,8 miliar
  2. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp36,4 miliar
  3. PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp28,4 miliar
  4. PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp26,2 miliar
  5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp23,6 miliar
  6. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) - Rp22,7 miliar
  7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp22,0 miliar
  8. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Rp20,0 miliar
  9. PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp19,6 miliar
  10. PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) - Rp17,4 miliar

Net sell asing:

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp147,8 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp75,7 miliar
  3. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp61,6 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp54,0 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp48,5 miliar
  6. PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) - Rp35,6 miliar
  7. PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) - Rp29,7 miliar
  8. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp28,1 miliar
  9. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) - Rp19,0 miliar
  10. PT RMK Energy Tbk. (RMKE) - Rp13,2 miliar

(fsd/fsd)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|