Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (kanan) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kedua kanan) menunjukan barang bukti saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta dan saat ini Polresta Yogyakarta menatapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Fakta memilukan terungkap dari kasus dugaan kekerasan yang terjadi di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Dalam konferensi pers yang digelar Senin (27/4/2026), kepolisian mengungkap praktik tidak manusiawi yang dilakukan para pengasuh terhadap anak-anak, bahkan sejak sesudah mereka diantar orang tua di pagi hari.
Anak-anak yang masih balita disebut dibawa ke dalam, kemudian langsung diikat tangan dan kakinya tak lama setelah orang tua meninggalkan lokasi. Kondisi itu bukan berlangsung sesaat, melainkan terjadi hampir sepanjang hari selama mereka berada di daycare tersebut.
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian mengungkapkan tindakan tersebut bukan dipicu perilaku anak yang rewel atau sebagainya, melainkan sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan di daycare tersebut.
"Enggak (bukan karena anak rewel atau berulah -Red). Iya (dari pagi sesudah diantar langsung ditali -Red). Nanti setelah mau makan baru dipakain baju, difoto untuk dikirimkan dokumentasi kepada wali," kata Adrian di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (27/4/2026).
Praktik ini memperlihatkan adanya upaya sistematis untuk menutupi kondisi sebenarnya. Anak-anak hanya dilepaskan dari ikatan saat momen tertentu, seperti ketika akan dimandikan atau diberi makan. Bahkan, pelepasan itu juga dilakukan untuk kepentingan dokumentasi agar terlihat seolah-olah anak dalam kondisi baik.
"Iya (dilepas talinya) palingan waktu saat mandi, waktu saat makan itu dilepas," tuturnya.

3 hours ago
1
















































