WFC Jadi Tren Baru di Jogja, Gaya Nongkrong Kaum Urban Produktif

4 hours ago 4

WFC Jadi Tren Baru di Jogja, Gaya Nongkrong Kaum Urban Produktif

Kafe Jogja - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena work from cafe (WFC) atau bekerja dari kafe semakin menguat di kalangan masyarakat urban, termasuk di Yogyakarta, seiring perubahan pola kerja yang makin fleksibel dan berbasis digital. Tren ini menggeser fungsi kafe yang sebelumnya hanya menjadi ruang bersantai menjadi ruang kerja alternatif yang lebih produktif.

Perubahan gaya hidup tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah pekerja digital, pekerja lepas (freelancer), hingga pelaku industri kreatif yang memilih kafe sebagai lokasi menyelesaikan pekerjaan harian. Di tengah suasana santai, aroma kopi kini berpadu dengan aktivitas kerja berbasis laptop yang mengejar tenggat waktu.

Fenomena work from cafe di Jogja tidak hanya sekadar gaya hidup, tetapi juga mencerminkan kebutuhan ruang kerja yang lebih fleksibel. Istilah nongkrong produktif saat ini pun semakin populer karena masyarakat tidak lagi hanya mencari tempat estetik, tetapi juga kenyamanan dan fasilitas yang mendukung produktivitas kerja.

Melihat tren tersebut, pelaku usaha coffee shop di berbagai wilayah mulai melakukan penyesuaian konsep bisnis. Kafe kini tidak hanya berfokus pada menu, tetapi juga pada pengalaman bekerja yang ditawarkan kepada pengunjung.

Fasilitas seperti ketersediaan stopkontak di hampir setiap sudut meja, jaringan Wi-Fi berkecepatan tinggi, hingga area bebas asap rokok (non-smoking area) yang tenang menjadi standar baru yang banyak diterapkan. Bahkan, sejumlah kafe juga menambahkan menu makanan berat agar pengunjung dapat bekerja lebih lama tanpa perlu berpindah lokasi saat jam makan tiba.

Fenomena ini diperkirakan masih akan terus berkembang seiring meningkatnya sistem kerja jarak jauh (remote) dan kerja hibrida (hybrid work) di berbagai sektor industri. Di mana konsep bekerja tidak semata-mata datang dan absen sidik jari atau setor wajah ke kantor, namun bagaimana seorang pekerja mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, tanpa ruang yang terbatas, salah satunya di kafe.

Bagi sebagian pekerja, biaya yang dikeluarkan untuk membeli kopi dan makanan di kafe kini dianggap sebagai bagian dari investasi ruang kerja harian yang lebih fleksibel dan efisien dibandingkan harus menyewa kantor konvensional, sehingga tren work from cafe di Jogja diperkirakan tetap menjadi bagian dari gaya kerja urban dalam beberapa waktu ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|