3 Posko Anti Klitih Dibentuk di Bambanglipuro Bantul, Perketat Patroli

5 hours ago 3

3 Posko Anti Klitih Dibentuk di Bambanglipuro Bantul, Perketat Patroli

Ilustrasi mobil patroli polisi./Antara

Harianjogja.com, BANTUL—Upaya menekan maraknya kejahatan jalanan atau klitih di wilayah Bantul terus diperkuat. Di Kapanewon Bambanglipuro, aparat kepolisian bersama unsur masyarakat kini menginisiasi pembentukan tiga posko pemantauan yang difungsikan sebagai pusat koordinasi patroli malam.

Kapolsek Bambanglipuro, AKP I Nengah Jeffry, menjelaskan bahwa tiga titik tersebut berada di kawasan strategis yang dinilai rawan gangguan keamanan, yakni Simpang Tiga Jowilayan di Kalurahan Sumbermulyo, Simpang Tiga Dawetan di Kalurahan Sidomulyo, serta Simpang Empat Paker di Jalan Parangtritis, Kalurahan Mulyodadi.

Meski disebut posko, lokasi tersebut bukan berupa bangunan permanen, melainkan titik kumpul personel gabungan yang terdiri dari polisi, jaga warga, dan perlindungan masyarakat (linmas). Dari titik ini, petugas melakukan patroli sekaligus pemantauan aktivitas mencurigakan di wilayah sekitar.

“Posko ini lebih sebagai pusat koordinasi patroli dan pengawasan bersama, bukan bangunan fisik,” ujar Jeffry, Senin (25/5/2026).

Patroli gabungan mulai diintensifkan sejak akhir pekan lalu. Petugas menyisir sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja hingga larut malam. Dalam patroli tersebut, aparat juga membubarkan kelompok remaja yang masih nongkrong pada jam rawan untuk mencegah potensi tindak kriminal.

Langkah preventif ini dinilai penting sebagai upaya deteksi dini terhadap aksi klitih maupun gangguan keamanan lainnya yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Pada tahap awal, patroli difokuskan pada malam akhir pekan dan hari libur, yang dianggap memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Ke depan, jaga warga dan linmas diharapkan dapat melakukan patroli mandiri dengan sistem koordinasi cepat, baik melalui grup WhatsApp maupun komunikasi langsung dengan pihak kepolisian.

Panewu Bambanglipuro, Tri Manohara, menyambut baik langkah tersebut. Ia berharap kehadiran posko dan patroli gabungan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayahnya.

Tak hanya itu, upaya penguatan keamanan juga melibatkan fasilitas kesehatan. Pemerintah setempat menggandeng rumah sakit untuk mempercepat alur informasi apabila terdapat korban kejahatan atau kecelakaan. Dengan sistem komunikasi terintegrasi, aparat dapat segera merespons setiap kejadian tanpa harus menunggu laporan yang terlambat.

“Koordinasi cepat ini penting agar setiap kejadian bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Bambanglipuro diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sekaligus mencegah potensi kejahatan jalanan sejak dini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|