Ada Perusahaan Entertainment Jumbo Mau IPO, Diduga Milik Raffi Ahmad

4 days ago 14

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal akan ada satu perusahaan entertainment yang masuk dalam daftar pipeline Initial Public Offering (IPO) dengan nilai dana segar jumbo.

Meski belum menyampaikan secara gamblang nama perusahaannya, namun Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, perusahaan tersebut berkecimpung di industri hiburan dan memiliki kebun binatang.

"Bukan production house tapi tu terkait dengan secara riil dapat kita nikmati entertainment-nya. Artinya kalau dari sisi, apa namanya kalau anak-anak ingin kita educate, ada kebun binatangnya Itu kan relatif secara real bisa kita lihat," ungkap Nyoman kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, (19/5/2026).

Lebih jauh, Nyoman mengatakan, nilai penghimpunan dana calon perusahaan tercatat tersebut relatif paling besar di antara calon emiten di pipeline IPO.

"Yang production house tentunya ada, tapi kalau kita bandingkan prosesnya Yang ini 3 kali lipat," kata dia.

Adapun pengelola Taman Safari juga sempat dikabarkan hendak IPO. Namun kabar tersebut kemudian redup. 

Sebagai informasi, Taman Safari merupakan satu kebun binatang terbesar di Indonesia. Mengutip situs resmi, Taman Safari Bogor telah menjadi objek wisata nasional sejak 16 Maret 1990 dan memiliki koleksi lebih dari 8.700 satwa dari 400 spesies, termasuk sepasang Giant Panda, Cai Tao dan Hu Chun, yang didatangkan langsung dari China.

Sementara itu, sebagaimana diberitakan CNBC Indonesia, salah satu perusahaan entertainment terbesar yang diisukan akan melantai di bursa adalah RANS Entertainment. RANS juga diketahui tengah menggarap bisnis kebun binatang di Kawasan PIK 2, Jakarta Utara dan sejumlah wilayah lain. 

Perusahaan milik artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut sempat menyampaikan rencananya di konferensi pers Rans Family is Growing di Jakarta tahun 2023 lalu.

"Kita sedang proses, mudah-mudahan RANS to the moon. Ini juga salah satu perlahan-lahan. Kita memperkenalkan partner-partner kita, ini baru sebagian, belum setengahnya. Jadi, targetnya kita mau IPO. Ya, sabar saja. Kita lagi memperkuat infrastrukturnya," ujar President Commissioner RANS Entertainment, Raffi Ahmad, melalui konferensi pers di Alila SCBD, Jakarta Pusat awal Februari 2023.

Kala itu, Raffi Juga mengkonfirmasi bahwa perusahaan yang baru berumur lima tahun tersebut saat ini telah memiliki valuasi sekitar Rp 3 triliun. Valuasi tersebut naik lebih dari 100% dalam kurun waktu sekitar satu tahun.

Sebagai informasi, sampai dengan 30 April 2026 telah tercatat 1 Perusahaan yang mencatatkan saham BEI dengan dana dihimpun sebesar Rp 0,30 triliun. Hingga saat ini, terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|