Agensi Rumah Tangga Tayang 10 September, Ini Daftar Pemainnya

2 hours ago 4

Harianjogja.com, JOGJA— Penggemar karya Almira Bastari kembali mendapat pilihan tontonan baru di bioskop. Setelah novel Home Sweet Loan diadaptasi ke layar lebar, kini novel “Agensi Rumah Tangga” juga diangkat menjadi film dan dijadwalkan tayang di Indonesia mulai 10 September 2026.

Film ini diproduksi oleh Star Vision dan disutradarai Naya Anindita.

Bukan hanya cerita yang menjadi daya tarik. “Agensi Rumah Tangga” mempertemukan Enzy Storia dan Afgan dengan sejumlah komika perempuan dalam sebuah cerita yang menggabungkan drama keluarga, romansa, dan komedi.

Kombinasi tersebut membuat film ini memiliki warna yang berbeda, terutama karena para karakter asisten rumah tangga atau ART diperankan oleh sejumlah komika perempuan Indonesia.

Sembilan Komika Perempuan Bergabung

Salah satu keunikan “Agensi Rumah Tangga” terletak pada jajaran pemain yang mengisi karakter para ART.

Sebanyak sembilan komika perempuan bergabung dalam film tersebut. Mereka adalah Ummi Quary, Musdalifah Basri, Boah Sartika, Neneng Wulandari, Mega Salsabila, Nury Zhafira, Nada Novia, Priska Baru Segu, dan Astrid Juwita.

Kehadiran mereka bukan sekadar menjadi pemanis cerita.

Para komika tersebut membawa karakter dan energi komedi masing-masing ke dalam film. Kolaborasi sembilan komika perempuan dalam satu film juga menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian dari proyek tersebut.

Saat sesi konferensi pers, sejumlah pemain mengungkapkan bahwa proses pendalaman karakter turut dilakukan melalui riset.

Nury Zhafira menjadi salah satu sosok yang membantu proses tersebut karena memiliki latar belakang yang membuatnya cukup memahami lingkungan tempat banyak ART berasal.

Pendalaman itu diharapkan membuat karakter yang dimainkan tidak hanya berfungsi sebagai sumber humor, tetapi juga terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Enzy Storia Beradu Peran dengan Afgan

Di tengah cerita para ART, Enzy Storia menjadi salah satu pemeran utama.

Enzy memainkan karakter Katia, tokoh yang menjadi pusat cerita film tersebut. Perjalanan Katia kemudian bersinggungan dengan karakter Kafka yang diperankan Afgan.

Kafka digambarkan sebagai seorang musisi terkenal yang terlibat dalam hubungan romantis dengan Katia.

Pertemuan Enzy dan Afgan menjadi salah satu daya tarik lain dari film ini karena keduanya membawa dinamika yang berbeda ke dalam cerita.

Afgan juga tidak hanya berperan di depan kamera.

Penyanyi tersebut turut terlibat dalam penggarapan original soundtrack atau OST untuk “Agensi Rumah Tangga”. Lagu tersebut diciptakan Afgan bersama Rian dan Kamga berdasarkan arahan dari Naya Anindita sebagai sutradara.

Keterlibatan Afgan dalam musik sekaligus pemeranan karakter membuat kontribusinya dalam film ini tidak berhenti pada akting.

Ada Sashi hingga Pasangan Mila dan Banu

Selain Katia dan Kafka, “Agensi Rumah Tangga” menghadirkan sejumlah karakter lain yang memiliki peran dalam perjalanan cerita.

Sashi, sahabat Katia, diperankan oleh Fita Anggriani.

Ada pula pasangan Mila dan Banu yang menjadi klien Agensi Rumah Tangga. Kedua karakter tersebut dimainkan oleh Yunita Siregar dan Ardit Erwandha.

Jajaran pemain juga diperkuat sejumlah aktris senior.

Unique Pricilla berperan sebagai Ibu Titin, ibu Katia. Sementara itu, Tike Priatnakusumah memainkan karakter Bi Minah, ART senior di rumah Katia.

Komposisi pemain dari berbagai latar belakang tersebut menjadi salah satu kekuatan film. Para komika membawa pengalaman dalam komedi, sementara sejumlah aktor dan aktris lainnya memperkuat sisi drama serta hubungan antarkarakter.

Adaptasi Novel Almira Bastari

“Agensi Rumah Tangga” diadaptasi dari novel karya Almira Bastari.

Nama Almira sebelumnya semakin dikenal setelah novel Home Sweet Loan diadaptasi ke layar lebar. Kini, karya lainnya kembali mendapatkan kesempatan untuk diterjemahkan ke dalam medium film.

Adaptasi dari novel populer sekaligus memberikan modal awal bagi film karena cerita sudah memiliki pembaca.

Namun, versi film tentu menawarkan pengalaman berbeda. Penonton dapat melihat karakter dan konflik yang sebelumnya hadir melalui halaman novel dalam bentuk visual dengan dukungan para pemeran.

Dalam “Agensi Rumah Tangga”, sisi drama keluarga menjadi salah satu bagian penting cerita.

Pada saat yang sama, kehadiran para komika memberikan ruang bagi humor untuk berkembang di antara konflik yang dialami para karakter.

Drama, Romansa, dan Komedi dalam Satu Cerita

Kombinasi genre menjadi bagian yang paling ditonjolkan dalam film ini.

Cerita Katia membawa unsur drama keluarga dan romansa. Hubungannya dengan Kafka memberikan dimensi lain dalam perjalanan karakter utama.

Di sisi lain, para ART yang diperankan komika perempuan menghadirkan warna komedi.

Perpaduan tersebut membuat “Agensi Rumah Tangga” tidak hanya bergantung pada satu jenis cerita.

Penonton dapat menemukan konflik keluarga, hubungan antarkarakter, kisah asmara, sekaligus momen komedi dalam satu film.

Kehadiran sembilan komika perempuan juga berpotensi membuat interaksi antarkarakter ART menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan.

Dengan jajaran pemain yang cukup beragam dan materi cerita yang berasal dari novel Almira Bastari, film ini menyasar penonton yang menyukai drama keluarga sekaligus komedi.

“Agensi Rumah Tangga” dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 10 September 2026.

Bagi pembaca novel Almira Bastari, tanggal tersebut menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana cerita “Agensi Rumah Tangga” diterjemahkan ke layar lebar.

Sementara bagi penonton yang belum membaca novelnya, perpaduan Enzy Storia, Afgan, para komika perempuan, serta aktor dan aktris senior menjadi salah satu alasan untuk memasukkan film ini ke daftar tontonan September 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|