Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono menyampaikan hasil rapat koordinasi Forkopimda terkait persiapan menjelang Lebaran 2026 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta Selasa (10/3/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Sejumlah ruas jalan provinsi di Daerah Istimewa Yogyakarta masih menyisakan persoalan. Pemerintah Daerah DIY mencatat sekitar 270 kilometer jalan provinsi berada dalam kondisi belum mantap dari total panjang jaringan jalan provinsi sepanjang 678 kilometer, bahkan ada yang mengalami kerusakan berupa jalan berlubang hingga permukaan yang bergelombang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat volume kendaraan meningkat selama periode mudik.
Kondisi ini membuat aparat kepolisian menyiapkan pengamanan ekstra di titik-titik rawan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi tersebut dan akan meningkatkan pengawasan di lokasi yang dianggap rawan.
"Kami sudah terima informasi tentang jalan berlubang, jalan gelombang dari Kepala Dinas. Informasi ini penting buat kami dari pihak kepolisian dan petugas pelaksana operasi nanti pada titik-titik tertentu," katanya seusai rapat koordinasi Forkopimda di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (10/3/2026).
Anggoro mengatakan, pada ruas jalan yang belum dapat segera diperbaiki, kepolisian akan menempatkan personel tambahan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan. "Terhadap jalan yang belum bisa dilakukan perbaikan cepat, maka peralatan koordinasi dan kesiapan dari personel untuk mengamankan jalur-jalur yang sudah ditandai atau sudah diantisipasi diinformasikan kepada kami," ujarnya.
"Akan kami jaga dua kali lebih daripada jalan-jalan yang memang sudah menjadi spot pengawasan," kata Anggoro menambahkan.

2 hours ago
2

















































