APJI Gelar Rakernas, Konsolidasikan Peran Sebagai Mitra Strategis Utama Jasaboga

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) menegaskan industri jasaboga memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Bersama industri makanan dan minuman, sektor ini disebut berkontribusi hampir 10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau setara sekitar Rp 2.300 triliun.

Ketua Umum APJI Tashya Megananda Yukki mengatakan industri jasaboga tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendukung ketahanan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, pengembangan UMKM, hingga penciptaan lapangan kerja.

"Rakernas APJI merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan daya saing anggota. Kami ingin memastikan APJI terus menjadi organisasi yang relevan, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri jasaboga Indonesia," ujar Tashya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Rakernas APJI 2026 diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota APJI dari 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut juga melibatkan jejaring internasional APJI di Australia, Belanda, dan Inggris Raya.

Mengusung tema "Konsolidasi Nasional dan Pengokohan Organisasi Menuju APJI sebagai Mitra Strategis Utama Jasaboga", Rakernas menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus mempertegas posisi APJI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan industri jasaboga nasional.

Menurut Tashya, jumlah usaha penyediaan makan dan minum di Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 4,85 juta unit usaha dengan nilai perputaran omzet mencapai Rp 998 triliun. Sektor tersebut juga diperkirakan menyerap sekitar 11,7 juta tenaga kerja.

Perkuat Kapasitas dan Standar Industri

Tashya menegaskan APJI berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta peningkatan standar industri jasaboga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program edukasi, pelatihan, dan sertifikasi di bidang manajemen katering, keamanan pangan, serta higienitas pengolahan makanan.

"Melalui berbagai kegiatan tersebut, APJI mendorong terciptanya tata kelola penyediaan makanan yang aman, sehat, berkualitas, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah," kata Tashya.

Dalam Rakernas tersebut, APJI juga melantik DPD APJI Papua Tengah. Menurut Tashya, langkah itu menjadi bagian dari upaya organisasi memperluas pemerataan pengembangan industri jasaboga hingga ke kawasan timur Indonesia yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|