Apple Mac mini M6 Meluncur, Performa AI Naik 4 Kali

3 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA— Apple memperbarui Mac mini dengan menghadirkan chip M6 dan M5 Pro yang membawa peningkatan besar pada kemampuan kecerdasan buatan (AI), performa CPU dan grafis, kapasitas memori, serta konektivitas. Bagi pengguna yang membutuhkan komputer desktop berukuran ringkas, pembaruan ini menawarkan kemampuan menjalankan berbagai pemrosesan AI langsung di perangkat.

Mac mini dengan M6 menjadi varian yang mendapat peningkatan cukup menonjol. Apple mengklaim kemampuan AI perangkat ini dapat mencapai empat kali lebih cepat, sedangkan performa grafis dan penyimpanan masing-masing hingga dua kali lebih cepat. Performa CPU juga disebut meningkat hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Peningkatan itu ditopang CPU 12-core dan GPU 12-core pada Mac mini M6. Jumlah masing-masing komponen bertambah dua core dibandingkan generasi sebelumnya, sementara GPU kini memiliki Neural Accelerator pada setiap core untuk pertama kalinya di Mac mini.

Johny Srouji, chief hardware officer Apple, mengatakan peningkatan pada sisi pemrosesan dan memori membuat Mac mini M6 memiliki kemampuan AI yang lebih tinggi.

"Dengan CPU dan grafis yang lebih solid, Neural Accelerator di GPU, dan bandwidth memori yang lebih tinggi, Mac mini dengan M6 menghadirkan performa AI ke tingkat yang lebih tinggi," kata Johny Srouji, chief hardware officer Apple dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Apple juga membekali Mac mini M6 dengan Dual 16-core Neural Engine. Komponen ini diklaim mampu menghasilkan performa hingga dua kali lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.

Mac mini M6 untuk AI dan Produktivitas

Dari sisi memori, Mac mini M6 memiliki memori terintegrasi standar 16 GB yang dapat dikonfigurasi hingga 32 GB. Bandwidth memori perangkat mencapai 170 Gbps, yang mendukung kebutuhan pemrosesan data dan aplikasi dengan beban kerja lebih tinggi.

Apple menyebut kemampuan tersebut berdampak pada sejumlah penggunaan yang lebih spesifik. Pemrosesan prompt large language model (LLM) melalui LM Studio pada Mac mini M6 diklaim hingga 13,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M1 dan 4,8 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M4.

Perhitungan spreadsheet melalui Microsoft Excel juga disebut mengalami peningkatan. Apple mengklaim proses tersebut dapat berjalan hingga 2,3 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M1 dan 1,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M4.

Pengguna yang memanfaatkan Mac mini untuk bermain game juga mendapat peningkatan pada kemampuan grafis. Apple menyebut performa game dengan ray tracing pada Cyberpunk 2077: Ultimate Edition dapat mencapai dua kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M4.

Mac mini M6 dipasarkan mulai US$899 atau sekitar Rp15,9 juta. Harga tersebut menjadi harga awal untuk model M6 di Amerika Serikat.

Mac mini M5 Pro untuk Beban Kerja Berat

Apple tidak hanya menawarkan M6. Perusahaan juga memperkenalkan Mac mini dengan M5 Pro yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi lebih berat, termasuk pengembangan aplikasi, rendering video, simulasi ilmiah, desain 3D, visual effects (VFX), dan pengembangan game.

Varian M5 Pro memiliki konfigurasi hingga 18-core CPU dan GPU hingga 20-core. Kemampuan tersebut dipadukan dengan memori terintegrasi hingga 64 GB dan bandwidth memori mencapai 307 Gbps.

Kapasitas memori dan bandwidth yang lebih besar membuat Mac mini M5 Pro dapat digunakan untuk menjalankan model AI lokal berukuran lebih besar. Perangkat ini juga ditujukan untuk pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan adegan 3D kompleks, penyuntingan ProRes RAW, hingga pemuatan set data berukuran besar.

Untuk pemrosesan LLM melalui LM Studio, Apple mengklaim Mac mini M5 Pro mampu mencapai performa hingga 8,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M2 Pro dan hingga empat kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M4 Pro.

Pada pekerjaan grafis, rendering dengan ray tracing di Blender disebut dapat mencapai 4,5 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M2 Pro dan 1,4 kali lebih cepat dibandingkan Mac mini M4 Pro.

"Dan dengan CPU hingga 18-core dan GPU 20-core, Mac mini dengan M5 Pro punya kapabilitas mumpuni dengan desain ultra ringkas untuk menangani alur kerja pro yang kompleks," tambahnya.

Konektivitas Mac mini M6 dan M5 Pro

Apple memberikan pembaruan konektivitas pada kedua model. Mac mini M6 dan M5 Pro sama-sama mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, serta Ethernet 2,5 Gb dengan pilihan konfigurasi Ethernet 10 Gb.

Pada bagian depan, tersedia dua port USB-C yang mendukung USB 3 serta jack headphone. Perbedaan konektivitas utama berada pada bagian belakang karena Mac mini M6 memiliki tiga port Thunderbolt 4, sedangkan Mac mini M5 Pro membawa tiga port Thunderbolt 5.

Perbedaan Thunderbolt itu menjadi salah satu pembeda penting bagi pengguna yang membutuhkan transfer data dan koneksi perangkat berperforma tinggi. Thunderbolt 5 pada Mac mini M5 Pro juga mendukung penggunaan beberapa unit Mac mini secara terhubung untuk menjalankan model AI berukuran besar secara lokal.

Apple membuka pemesanan Mac mini M6 dan M5 Pro mulai 25 Agustus 2026. Perangkat dijadwalkan mulai tersedia bagi pelanggan serta di Apple Store dan Apple Authorized Resellers pada 22 September 2026.

Mac mini M5 Pro dibanderol mulai US$1.699 atau sekitar Rp30 jutaan di Amerika Serikat. Dengan dua pilihan chip tersebut, pengguna dapat memilih Mac mini berdasarkan kebutuhan komputasi, mulai dari pekerjaan produktivitas dan pemrosesan AI hingga pengembangan aplikasi, rendering, desain 3D, VFX, dan pengembangan game.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|