Arab Saudi Tegaskan Dukungan untuk Gianni Infantino di Tengah Tekanan kepada FIFA

10 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) menegaskan dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino di tengah meningkatnya tekanan terhadapnya menyusul rencana investasi FIFA Forward Enterprise.

Dalam pernyataan resmi pada 27 Agustus 2026, SAFF menyambut keputusan FIFA yang mengakui adanya kekeliruan, menyampaikan permintaan maaf, serta membatalkan proposal tersebut. SAFF juga menyerukan dialog langsung di antara seluruh pemangku kepentingan sepak bola demi memulihkan persatuan.

"Saat ini, SAFF mendukung upaya berkelanjutan Presiden FIFA Gianni Infantino dan kepemimpinan FIFA untuk memulihkan persatuan di seluruh keluarga sepak bola dan terus mengembangkan permainan ini untuk kepentingan semua," demikian pernyataan SAFF.

Dukungan tersebut dinilai penting mengingat semakin besarnya peran Arab Saudi dalam sepak bola dunia. Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 dan dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan keterlibatannya dalam berbagai proyek sepak bola internasional.

Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi sebelumnya bermitra dengan FIFA untuk Piala Dunia Antarklub 2025. PIF juga menjadi pendukung resmi untuk kawasan Amerika Utara dan Asia pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

SAFF menilai kerja sama global menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola dunia.

"Tiga edisi Piala Dunia FIFA terakhir telah menunjukkan apa yang dapat dicapai sepak bola ketika keluarga globalnya bekerja sama," kata SAFF.

Sebelumnya pada April 2026, Infantino melakukan pertemuan resmi di Jeddah dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), yang bertindak sebagai pemimpin de facto Kerajaan Arab Saudi. Keduanya membahas tentang pengembangan sepak bola di Aran Saudi dan kawasan.

Apresiasi Infantino

SAFF juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Infantino selama hampir 10 tahun ke belakang.

"Kontribusi Presiden FIFA dalam mengembangkan permainan ini di seluruh dunia selama hampir satu dekade juga harus diakui," kata SAFF.

Infantino menerima kritikan setelah proposal FIFA Forward Enterprise yang diajukannya mendapat penolakan dan akhirnya dibatalkan. Hal ini disebut-sebut memengaruhi dukungan terhadap pencalonan Infantino untuk periode berikutnya. Ia berencana mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

Meski tampak ditentang banyak pihak, Infantino sejatinya masih memiliki dukungan kuat dari sejumlah konfederasi dan federasi anggota FIFA. Dukungan besar dan solid datang dari Afrika, Amerika Selatan, Oseania, dan Asia.

Dukungan terbuka dari Arab Saudi menjadi sinyal penting bagi Infantino, terutama karena posisi kerajaan tersebut yang semakin strategis dalam sepak bola internasional menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2034.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|