Arus lalu lintas di jalan Tol Cipali. (ANTARA - Dedi Suwidiantoro)
Harianjogja.com, SUBANG—Arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga H-6 Lebaran, Minggu, volume kendaraan yang melintas didominasi minibus dengan kenaikan cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo menyampaikan, sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB tercatat sekitar 24 ribu kendaraan melintas di ruas Tol Cipali dari arah Cikopo menuju Cirebon.
Jumlah kendaraan tersebut meningkat sekitar 16,8 persen dibandingkan volume lalu lintas pada periode waktu yang sama sehari sebelumnya. Sementara itu, dari arah sebaliknya, tercatat sekitar 7 ribu kendaraan melintas dari Cikopo menuju Jakarta.
Secara keseluruhan, Astra Tol Cipali mencatat volume lalu lintas di ruas Tol Cipali pada periode yang sama meningkat sekitar 8,1 persen dibandingkan volume lalu lintas pada jam yang sama pada hari sebelumnya.
Ardam menjelaskan peningkatan arus kendaraan tersebut terjadi seiring mulai berlangsungnya periode mudik Lebaran. Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik, pengelola tol bersama pemerintah juga menerapkan kebijakan diskon tarif tol.
Diskon tarif tol sebesar 30 persen telah diberlakukan mulai Minggu pukul 00.00 WIB hingga Senin (16/3) pukul 24.00 WIB sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran arus mudik di jalur Tol Trans Jawa.
Kebijakan diskon tersebut berlaku bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang.
Ardam mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memanfaatkan momentum potongan tarif tol tersebut untuk merencanakan perjalanan lebih awal sehingga kepadatan lalu lintas dapat terdistribusi lebih merata.
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk di rest area yang tersedia di sepanjang Tol Cipali.
Meski demikian, ia mengharapkan durasi istirahat di rest area dapat dibatasi maksimal selama 30 menit agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna jalan lainnya.
Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fasilitas di luar tol dengan keluar melalui gerbang tol terdekat dan kembali masuk tanpa dikenai biaya tambahan, karena sistem transaksi pada ruas Tol Trans Jawa menggunakan sistem tertutup yang memungkinkan pengguna kembali melanjutkan perjalanan dengan tarif yang tetap terhitung sesuai jarak tempuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































