Umat muslim memantau hilal di Masjid Al-Musyariin, Jalan Basmol Raya, Jakarta Barat, Rabu (22/3/2023). Tim Lembaga Falakiyah Pondok Pesantren Al-Hidayah Basmol DKI Jakarta menentukan 1 Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023 setelah melihat hilal sekitar tujuh derajat. Sementara, Kementerian Agama menggelar pemantauan hilal awal Ramadhan 144 Hijriah di 124 lokasi di Indonesia dan empat lokask di DKI Jakarta.
REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Pusat Astronomi Internasional di Uni Emirat Arab (UAE) menyatakan penampakan bulan sabit yang menandai awal bulan Syawal tidak mungkin terjadi pada Rabu. Hal ini menunjukkan Idul Fitri secara astronomis diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Direktur Pusat Astronomi Internasional yang berbasis di Abu Dhabi, Mohammed Shawkat Odeh mengatakan negara-negara yang memulai bulan suci Ramadhan pada Rabu, 18 Februari, akan mencoba melihat bulan sabit Idul Fitri pada Rabu, 18 Maret.
Sementara itu, negara-negara yang memulai Ramadhan pada Kamis, 19 Februari, akan mengamati bulan sabit pada Kamis, 19 Maret, yang bertepatan dengan hari ke-29 Ramadhan di negara-negara tersebut.
Odeh menjelaskan penampakan bulan sabit Syawal pada Rabu, 18 Maret tidak mungkin terjadi karena bulan akan terbenam sebelum matahari dan konjungsi astronomis akan terjadi setelah matahari terbenam.
"Akibatnya, negara-negara tersebut diperkirakan akan menyempurnakan 30 hari Ramadhan sehingga Jumat, 20 Maret, menjadi hari pertama Idul Fitri," katanya, dilansir di Gulf News, Selasa (10/3/2026).

2 hours ago
1

















































