Bareskrim Turun ke Blora, Data Sumur Minyak Rakyat untuk Penataan

5 hours ago 4

Bareskrim Turun ke Blora, Data Sumur Minyak Rakyat untuk Penataan

Foto ilustrasi sumur tambang minyak ilegal. - Freepik

Harianjogja.com, BLORA—Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan pemetaan terhadap sumur minyak rakyat di Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas produksi minyak. Pendataan lapangan tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi produksi minyak rakyat yang selama ini dikelola masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu itu dipimpin Kabagkerma Robinopsnal Bareskrim Polri Kombes Pol. Bowo Gede Imantio bersama tim yang terdiri atas perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, Pertamina, Polda Jawa Tengah, serta Polres Blora.

Pemetaan Jadi Dasar Pendataan Produksi Minyak

Dalam sambutannya di Balai Desa Plantungan, Bowo Gede Imantio menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan mengumpulkan data lapangan sebagai bahan untuk memetakan kondisi aktual produksi minyak rakyat.

Menurutnya, informasi yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyusunan gambaran mengenai potensi peningkatan produksi minyak oleh Pertamina.

"Jadi saat Pertamina membuat gambaran tentang peningkatan minyak yang ada, kami bersama tim lengkap datang ke sini untuk melihat keadaan yang ada," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan pemetaan serta pengambilan dokumentasi di sejumlah titik sumur minyak rakyat secara sampling. Pendataan tersebut dilakukan dengan membagi area kerja ke beberapa lokasi dan berlangsung sekitar satu jam.

Hasil pemetaan selanjutnya akan dibawa ke Markas Besar (Mabes) Polri sebagai bahan penyusunan laporan.

Produksi Capai 25.000 Liter per Hari

Bowo mengungkapkan Desa Plantungan saat ini mampu memproduksi sekitar 25.000 liter minyak per hari. Produksi tersebut kemudian dikirim ke Pertamina.

Ia berharap pengelolaan sumur minyak rakyat ke depan dapat mengikuti ketentuan yang berlaku sehingga seluruh aktivitas produksi berjalan sesuai regulasi.

"Kami berharap bisa ikuti regulasi dan dibenahi pelan-pelan sehingga tidak terjadi risiko hukum di kemudian hari," ujarnya.

Selain mendukung tata kelola yang lebih baik, Bowo menilai pengembangan sumur minyak rakyat diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tujuannya agar masyarakat meningkat kesejahteraannya," ujarnya.

Warga Pasang Spanduk Sampaikan Aspirasi

Di tengah kunjungan tim Bareskrim Polri, warga Desa Plantungan menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur minyak rakyat dengan memasang sejumlah spanduk di depan balai desa dan gapura desa.

Beberapa spanduk memuat pesan:

"Pertahankan Aset Desa Kami".

"1.240 Titik Sumur Minyak Masyarakat Desa Plantungan untuk Ketahanan Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional".

"Sampai Titik Darah Penghabisan Kami Siap Nyawa Pun Kami Pertaruhkan".

Aspirasi tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar pengelolaan sumur minyak rakyat tetap memberikan manfaat bagi warga sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|