Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten logistik PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) masuk dalam daftar High Shareholders Concentration List (HSC) Bursa Efek Indonesia (BEI) usai sahamnya mengalami Auto Reject Atas (ARA) berjilid-jilid setelah melantai di bursa pada 10 April 2026.
Hal ini sebagaimana disampaikan dalam pengumuman resmi BEI bernomos Peng-00010-HSC/BEI.WAS/05-2026 dan KSEI-3075/DIR/0526.
Berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi per 7 Mei 2026, saham WBSA tercatat dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu yang secara agregat mengendalikan 95,82% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.
"Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal," sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin, (11/5/2026).
Jika menilik susunan pemegang saham per 30 April 2026, pemegang saham terbesar WBSA adalah Tija Beruang Kaliornia Pte. Ltd dengan kepemilikan 6,35 miliar saham atau setara 79,01%. Sementara itu, kepemilikan masyarakat non-warkat mencapai 1,8 miliar saham atau 20,75%, sedangkan masyarakat dalam bentuk warkat hanya sebanyak 21,02 juta saham atau 0,24%.
Sebagai informasi, WBSA resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di BEI pada April 2026 dan menjadi emiten pertama yang melantai di pasar modal tahun ini. Dalam debut perdananya, saham WBSA langsung melonjak 34,5% ke level Rp226 per saham dari harga penawaran Rp168 per saham.
Dalam aksi korporasi tersebut, penjamin pelaksana emisi efek atau lead underwriter IPO WBSA adalah PT OCBC Sekuritas Indonesia dan PT Semesta Indovest Sekuritas. Adapun PT Indo Capital Sekuritas turut bertindak sebagai penjamin emisi efek.
Setelah IPO, saham WBSA terus melesat dan beberapa kali menyentuh batas ARA hingga sempat mencapai kenaikan tertinggi 610,18% ke level Rp1.379 per saham pada 6 Mei 2026. Namun pada perdagangan hari ini, saham WBSA terkoreksi ke level Rp1.175 per saham.
(fsd/fsd)
Addsource on Google


















































