Orangutan.
REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Lima bayi orangutan ditemukan di sebuah hutan di India. Penemuan ini menimbulkan kecurigaan mengingat satwa yang habitat aslinya hanya berada di Pulau Kalimantan dan Sumatra serta dikenal karena bulu merahnya yang lebat dan kasaritu ditemukan di distrik Balasore, negara bagian Odisha, ribuan kilometer jauhnya dari habitat alami mereka
Kecurigaan ini mendorong pihak berwenang untuk menyelidiki apakah hewan-hewan tersebut diselundupkan ke negara itu dari Asia Tenggara.
Menteri Lingkungan Hidup Odisha, Ram Singh Khuntia, mengatakan bahwa para penyelidik satwa liar sedang berupaya memastikan bagaimana primata langka tersebut bisa sampai ke India. "Kami menduga ada sindikat internasional yang mungkin terlibat dalam kasus ini," ujar Singh dilansir the Guardian, Rabu.
Perdagangan komersial internasional untuk orangutan dilarang berdasarkan CITES—sebuah perjanjian global yang mengatur perdagangan satwa liar yang terancam punah.
Kelima bayi orangutan tersebut ditemukan oleh petugas kehutanan yang sedang berpatroli di wilayah Jaleswar, Distrik Balasore.
Para petugas meyakini bahwa orangutan-orangutan tersebut baru berada di lokasi itu selama beberapa hari. Saat ini, mereka telah ditempatkan di karantina di sebuah taman zoologi di Odisha.

1 day ago
9
















































