Bendera Merah Berkibar di Iran setelah Pembunuhan Khamenei, Tanda Apa?

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Tiba-tiba bendera merah dikibarkan di Iran setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ulama syiah berusia 86 tahun itu tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, Sabtu waktu setempat.

Senin (2/3/2026) beberapa media melaporkan bagaimana bendera merah berkibar di kubah Masjid Jamkaran di kota Qom. Ini menjadi isyarat simbolis, "bendera pembalasan" yang menandakan kemarahan dan keinginan balas dendam di antara pendukungnya di Iran.

"Setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi, Teheran mengibarkan apa yang disebutnya sebagai "bendera balas dendam" merah," tulis akun X @IranObserver0.

"Setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi, Teheran mengibarkan apa yang disebutnya sebagai 'bendera balas dendam' merah di atas kubah Masjid Jamkaran, yang merupakan situs keagamaan penting," lapor kantor berita ANI.

[Gambas:Twitter]

Qom sendiri adalah sebuah kota suci Syiah dan pusat pendidikan teologi utama di Iran. Masjid itu telah menjadi situs penting setelah naiknya Khamenei ke tampuk kekuasaan pada tahun 1989.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Oman, mediator antara AS dan Iran selama ini, menyebut Teheran terbuka melakukan deeskalasi setelah serangan balasan. Sebelumnya serangan Iran di sejumlah negara Teluk, termasuk Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA) dan Saudi yang memiliki pangkalan militer AS mengakibatkan kerusakan bangunan dan penutupan wilayah udara.

"Iran dilaporkan siap untuk melakukan pembicaraan," katanya dilaporkan Reuters.

(sef/sef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|