Berkat PONDASI, Warga Punan Malinau Kembali Merasa Aman

6 hours ago 4

Jakarta, CNB Indonesia - Sebagai korban bencana alam, Ubang belum lupa bagaimana banjir besar yang melanda Desa Punan Malinau, Kecamatan Segah, Berau, Kalimantan Timur pada 2025 merendam rumahnya hingga berhari-hari. Kala itu, kondisi rumahnya pun perlahan memburuk, kayu penyangga cepat keropos, dinding melemah, dan lantainya tidak kokoh lagi.

Sebelum kejadian tersebut, rumah sederhana milik Ubang ini masih layak huni, tetapi kini berubah menjadi sarang kekhawatiran. Sebab, setiap hujan turun, rasa cemas segera menghampiri. Ia merasa takut akan kerusakan yang terjadi semakin parah, bahkan membahayakan keselamatannya dan keluarganya.

"Sejak banjir itu, rumah saya jadi pelan-pelan rusak. Kayunya mulai lapuk, dinding sudah tidak kuat seperti dulu. Kalau hujan turun, saya langsung was-was. Takut air masuk lagi, takut rumah ini tidak bisa bertahan. Kadang sampai tidak bisa tidur, karena kepikiran terus," tutur Ubang, dikutip Kamis (30/4/2026).

Meski demikian, kekhawatiran itu perlahan mereda ketika Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) dari PT Natura Pasific Nusantara - member of PT Triputra Agro Persada Tbk hadir membantu memperbaiki rumah Ubang. Bagian-bagian yang sebelumnya rapuh diperkuat, lantai yang sempat rusak diperbaiki, dan struktur rumah kembali dibuat lebih kokoh agar mampu bertahan menghadapi cuaca ekstrem.

Program Pondasi sendiri merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri yang dijalankan perusahaan di wilayah operasional anak usaha. Program tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terkait hunian aman, layak, dan sehat sebagai fondasi kehidupan keluarga yang lebih produktif.

Secara bertahap, program Pondasi TAP yang digelar sejak Juli 2025 untuk memperbaiki lebih dari 300 rumah. Kegiatan ini berlangsung di seluruh wilayah operasional perusahaan di Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan setempat.

Adapun identifikasi penerima manfaat dilakukan bersama pemerintah desa agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan. Pendekatan kolaboratif tersebut dinilai membantu memastikan proses renovasi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Di berbagai wilayah, persoalan hunian layak masih menjadi tantangan berarti namun tidak selalu terlihat. Padahal, kualitas tempat tinggal memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan, keselamatan, serta produktivitas keluarga.

Kisah lain datang dari Jumriadi, warga Punan Malinau lainnya yang juga menjadi penerima manfaat PONDASI. Bagi Jumriadi, perbaikan rumah yang dilakukan perusahaan memiliki arti yang sangat personal, terlebih karena ia baru saja dikaruniai seorang anak.

Sebelumnya, kondisi rumah yang belum sepenuhnya layak sempat membuatnya khawatir dalam menyambut kehadiran anggota keluarga baru. Ia ingin memastikan anaknya dapat tumbuh di lingkungan yang aman dan nyaman.

"Dengan kondisi rumah sebelumnya, jujur saja saya masih khawatir. Terima kasih kepada PT NPN atas bantuan renovasi rumah kami yang sebelumnya buruk, kami sekeluarga sangat terbantu. Rumah kami sekarang jauh lebih baik dan aman," jelasnya.

Pada akhirnya, perubahan yang dirasakan Ubang dan Jumriadi menjadi gambaran nyata bahwa hunian yang layak bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi penting bagi rasa aman dan keberlangsungan hidup keluarga. Melalui Program PONDASI, upaya perbaikan rumah menghadirkan dampak yang lebih luas, mulai dari ketenangan dalam beristirahat, keamanan bagi anggota keluarga, hingga keyakinan untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis. 

(bul/bul)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|