Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jogja mencatat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan selama momen Idulfitri 2026 yang mendorong terjadinya inflasi. Menariknya, selain bahan pokok seperti daging ayam dan beras, emping mentah turut menjadi penyumbang signifikan terhadap laju inflasi.
Kepala BPS Kota Jogja, Joko Prayitno, mengungkapkan secara bulanan (month-to-month) Kota Jogja mengalami inflasi sebesar 0,33% dibandingkan Februari 2026. Sementara secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat mencapai 4,19%.
“Sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga selama Lebaran, dan salah satunya yang cukup mengejutkan adalah emping mentah yang masuk dalam komoditas penyumbang inflasi,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, emping mentah masuk dalam tiga besar komoditas dominan penyumbang inflasi Maret 2026 bersama bensin dan daging ayam ras, dengan andil masing-masing berkontribusi terhadap inflasi sebesar 0,03%.
Menurutnya, kenaikan harga emping dipicu oleh lonjakan permintaan masyarakat selama Lebaran yang tidak diimbangi ketersediaan pasokan di pasar. Kondisi ini menyebabkan harga terdorong naik mengikuti mekanisme permintaan dan penawaran.
Selain emping, lonjakan harga juga terjadi pada daging ayam ras. Dari harga normal sekitar Rp34.000 hingga Rp35.000 per kilogram, harga ayam sempat menyentuh Rp50.000 di sejumlah lokasi, dengan rata-rata berada di kisaran Rp45.000.
Secara umum, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil mencapai 1,1%. Disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran serta sektor transportasi yang juga mengalami kenaikan selama periode libur Lebaran.
Fenomena ini, menurut BPS, merupakan pola musiman yang kerap terjadi setiap tahun seiring meningkatnya konsumsi masyarakat saat hari besar keagamaan. Meski demikian, pemerintah diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga agar inflasi tetap terkendali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































