Brasil Cuma Imbang Lawan Maroko, Media Argentina Sindir Keras

2 hours ago 4

Jumali

Jumali Minggu, 14 Juni 2026 16:37 WIB

Brasil Cuma Imbang Lawan Maroko, Media Argentina Sindir Keras

Brasil vs Maroko/Instagram: Brasil

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Brasil gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Maroko dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut langsung memunculkan sorotan terhadap performa Selecao yang datang ke turnamen dengan status salah satu kandidat juara. Media Argentina, Olé, bahkan memberikan pujian kepada Maroko yang dinilai tampil lebih berani dan mampu mengimbangi permainan tim lima kali juara dunia tersebut.

Maroko lebih dulu unggul pada menit ke-20 melalui Ismael Saibari. Gol berawal dari hilangnya penguasaan bola Lucas Paquetá di lini tengah. Noussair Mazraoui kemudian mengalirkan bola kepada Brahim Diaz yang melepaskan umpan terobosan ke area pertahanan Brasil. Saibari menyelesaikan peluang itu dengan sepakan yang mengecoh kiper Alisson Becker.

Brasil baru mampu membalas pada menit ke-31 melalui aksi individu Vinicius Junior. Penyerang Real Madrid tersebut menerima umpan Bruno Guimarães sebelum menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Maroko, Yassine Bounou.

Gol tersebut menjadi penyelamat Brasil dari kekalahan dalam laga yang berlangsung ketat. Sepanjang pertandingan, Maroko mampu memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali merepotkan lini belakang Selecao.

Media Olé menilai Maroko tampil dengan pendekatan yang lebih proaktif dibandingkan Brasil. Dalam ulasannya, media tersebut memuji keberanian tim asuhan Walid Regragui yang tetap berupaya membangun serangan dan menguasai permainan saat menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia.

Nama-nama seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, dan Noussair Mazraoui disebut berperan penting dalam menjaga keseimbangan permainan Maroko. Tim semifinalis Piala Dunia 2022 itu dinilai mampu membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan selama beberapa fase pertandingan.

Meski demikian, Olé juga menilai Maroko belum mampu mengatasi pengaruh Vinicius Junior yang menjadi pembeda bagi Brasil. Gol pemain berusia 25 tahun tersebut membuat Selecao terhindar dari hasil yang lebih buruk.

Kritik terhadap permainan Brasil juga datang dari sejumlah pengamat sepak bola internasional. Mantan kapten Inggris Alan Shearer menyebut performa Brasil terlihat tidak rapi sepanjang pertandingan. Sementara mantan gelandang Uruguay, Gus Poyet, mengaku terkejut melihat banyaknya kesalahan teknis yang dilakukan para pemain Brasil.

Secara statistik, pertandingan berlangsung relatif seimbang. Maroko mencatatkan 14 tembakan dengan tiga yang mengarah ke gawang. Brasil melepaskan 13 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran. Penguasaan bola juga tidak terpaut jauh, yakni 51 persen untuk Brasil dan 49 persen untuk Maroko.

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengakui timnya belum tampil sesuai harapan. Ia menilai masih banyak aspek permainan yang perlu diperbaiki untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Saya minta maaf kami tidak bermain sebaik yang kami harapkan," ujar Ancelotti seusai pertandingan.

Hasil imbang tersebut membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin di Grup C. Namun Maroko berhak menempati posisi teratas klasemen sementara karena unggul dalam perhitungan fair play setelah tidak menerima kartu kuning, sedangkan Brasil mendapatkan dua kartu kuning.

Pada pertandingan berikutnya, Brasil dijadwalkan menghadapi Haiti pada 19 Juni sebelum bertemu Skotlandia pada 24 Juni. Sementara Maroko akan berhadapan dengan Skotlandia dan Haiti untuk menentukan peluang lolos ke babak gugur.

Laga pembuka ini menjadi sinyal bahwa persaingan di Grup C tidak akan mudah bagi Brasil. Carlo Ancelotti masih memiliki pekerjaan besar untuk meningkatkan performa tim jika ingin membawa Selecao melangkah jauh pada Piala Dunia 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|