Komandan senior Brigade Al-Qassam, Izzuddin Al-Haddad.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV-Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dalam pernyataan bersama mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan komandan senior Brigade Al-Qassam, Izzuddin Al-Haddad, melalui serangan udara yang menghantam sebuah apartemen di kawasan Rimal, Kota Gaza.
Dalam pernyataan tersebut, yang dilansir Aljazeera, Sabtu (16/5/2026) disebutkan bahwa operasi itu dilaksanakan atas arahan langsung Netanyahu dan Katz, sebagai bagian dari serangan militer Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Disebutkan pula bahwa Al-Haddad merupakan salah satu tokoh militer penting dalam gerakan Hamas.
Pernyataan itu menambahkan bahwa militer Israel bersama Badan Keamanan Dalam Ngeri (Shin Bet) terus menjalankan apa yang mereka sebut sebagai kebijakan pencegahan ancaman secara dini.
Mereka menegaskan bahwa operasi militer terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas serangan 7 Oktober akan terus dilanjutkan.
Netanyahu dan Katz juga menegaskan bahwa Israel akan melanjutkan operasi militernya dengan kekuatan dan ketegasan, sekaligus menyampaikan pesan bahwa pengejaran terhadap mereka yang dituduh terlibat dalam serangan tersebut akan terus berlanjut.
Media Israel melaporkan bahwa militer Israel menargetkan sebuah apartemen dan sebuah mobil di kawasan Rimal, Kota Gaza, dalam operasi yang ditujukan untuk membunuh Izzuddin Al-Haddad.
Media tersebut menduga mobil yang turut dibombardir digunakan untuk mengevakuasi Al-Haddad dari lokasi apartemen yang diserang.

6 hours ago
5











































