Bukan Sekte, Prosesi Dramatis Ini Gambarkan Kisah Yesus

5 hours ago 2
Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat Katolik berkerudung mengikuti Prosesi Fogaréu di Goiás, Brasil, Kamis (2/3/2026), tradisi Pekan Suci yang menggambarkan pengejaran dan penangkapan Yesus Kristus dalam prosesi religius tengah malam. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Prosesi tersebut diikuti puluhan farricocos atau peniten yang mengenakan jubah panjang berwarna-warni dengan tudung kerucut dan membawa obor. Mereka berjalan kaki menyusuri jalanan kota tua Goiás Velho untuk mengenang peristiwa penangkapan Yesus yang terinspirasi dari tradisi abad pertengahan. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Dilansir dari Wikipedia, tradisi Fogaréu pertama kali diperkenalkan oleh pastor asal Spanyol, Perestelo de Vasconcelos, pada tahun 1745. Sejak saat itu, prosesi ini terus dilestarikan dan menjadi bagian penting dari perayaan Pekan Suci di wilayah tersebut. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Sebanyak 40 farricocos berpartisipasi dalam prosesi dengan mengenakan kostum khas yang melambangkan tentara Romawi yang mencari Yesus. Kehadiran mereka menggambarkan suasana pengejaran yang dramatis dan penuh makna religius. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Prosesi dimulai dari Museum Seni Suci Boa Morte dan bergerak menuju empat gereja di kota tersebut. Rute ini melambangkan peristiwa Perjamuan Terakhir, penangkapan Yesus di Taman Getsemani, hingga penyiksaan yang dialami sebelum penyaliban. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Selama prosesi berlangsung, lampu-lampu kota dipadamkan sehingga hanya cahaya obor yang menerangi jalanan. Suara tabuhan drum yang mengiringi langkah para farricocos menciptakan suasana tegang sekaligus khusyuk bagi warga dan peziarah yang menyaksikan. (REUTERS/Adriano Machado)

Umat ​​Katolik berkerudung menghadiri Prosesi Obor, yang dikenal sebagai Prosesi Fogareu, selama Pekan Suci di Goias, Negara Bagian Goias, Brasil, 2 April 2026. (REUTERS/Adriano Machado)

Tradisi Fogaréu kini ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda kota Goiás Velho dan menjadi salah satu atraksi religius yang menarik perhatian wisatawan setiap perayaan Pekan Suci. (REUTERS/Adriano Machado)

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|