Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar

5 hours ago 3

Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar

Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029, Reynaldo Bryan menyampaikan berbagai gagasannya dalam kuliah umum dengan tema "Berani Jadi Pengusaha: Membangun Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi Global" di UGM pada Senin (25/5/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati

Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal

SLEMAN -- Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) masa bakti 2026-2029, Reynaldo Bryan mendorong tumbuhnya pengusaha muda baru dan memacu pelaku usaha daerah untuk naik kelas, dalam membantu mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.

Untuk mengatasi mandeknya ide bisnis kreatif di daerah akibat modal, Reynaldo menyiapkan strategi jangka pendek berupa kolaborasi pemilik modal besar dan program jangka panjang mengetuk pintu pemerintah guna membuka akses permodalan bagi pengusaha muda.

Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029, Reynaldo Bryan menyampaikan berbagai gagasannya dalam kuliah umum dengan tema "Berani Jadi Pengusaha: Membangun Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi Global" di UGM. Reynaldo mengatakan bahwa kedatangannya di UGM kali ini untuk memotivasi para generasi muda untuk berani berbisnis.

​"Makna inti dari kuliah umum hari ini adalah kita memberikan penguatan ke teman-teman, terkhususnya HIPMI Perguruan Tinggi (PT) di UGM untuk memberikan semangat kepada teman-teman untuk memulai bisnis," kata pria yang akrab disapa Rey itu pada Senin (25/5/2026) di Hotel UC UGM.

Dari pandangan Rey, cara untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8% yakni memperbanyak jumlah pengusaha muda. Tidak hanya mencetak pengusaha muda baru, tapi bagaimana pengusaha yang sudah berkembang dapat didorong untuk bisa naik kelas.

"Karena memang cara satu-satunya untuk kita melakukan pertumbuhan ekonomi 8% adalah memperbanyak jumlah pengusaha muda, baik yang baru ataupun yang sudah existing untuk naik kelas," tuturnya.

Rey sendiri mengapresiasi kinerja BPD HIPMI DIY yang menginisiasi berbagai program-program di sektor bisnis. Dia berpandangan bahwa ke depannya HIPMI harus lebih inklusif dan bisa bersinergi dengan pemerintah.

"Ke depan, semoga HIPMI bisa lebih inklusif dan juga nanti banyak sekali nanti apa yang nanti kita dapat program bermitra dengan pemerintah," ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa keberadaan HIPMI dampaknya harus bisa dirasakan secara luas, tidak hanya terpusat saja.

"HIPMI harus dirasakan bukan hanya di Jakarta tapi, karena ke depan HIPMI harus lebih inklusif dan tidak eksklusif," tegas Rey.

Sebagai Calon Ketua UMUM BPP HIPMI, Rey punya gagasan bahwa untuk melebarkan skala bisnis yang diinisiasi generasi muda, perlu ada stimulus pada akses pasar maupun akses permodalan.

​"Untuk meningkatkan scale up bisnis kita harus berikan mereka akses pasar dan akses permodalan," ujarnya.

Ditambahkan Rey, dari stimulus akses pasar dan akses modal yang diberikan, lini bisnis yang diinisiasi oleh generasi muda bisa naik kelas.

Akses pasar dan akses permodalan itu bisa membangun bisnis generasi muda untuk naik kelas. Kata Rey banyak sekali ide-ide bisnis kreatif di daerah yang terpaksa terhenti karena perkara modal.

Jalan keluarnya, Rey menilai pemerintah dapat "diketuk" untuk mengakses modal. Langkah ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang yang dipikirkannya.

Sementara untuk jangka pendek, dia memiliki ide untuk menggaet investor maupun pemilik kapital besar untuk berkolaborasi dengan bisnis-bisnis di daerah.

"Jadi nanti ke depan, untuk jangka panjangnya kita ketuk pintu pemerintah untuk akses permodalan," jelasnya.

"Untuk jangka pendeknya, kita akan melakukan kolaborasi dengan teman-teman yang mempunyai modal atau capital yang gede untuk bisa menginvestasikan atau mengkolaborasikan dengan teman-teman daerah," imbuh Rey.

Ditanya soal program khusus apa yang ia siapkan ketika nanti terpilih sebagai Ketua BPP HIPMI, pertama Reynaldo ingin membuat peta bisnis unggulan daerah. Menurutnya ketika bisnis-bisnis unggulan daerah sudah dipetakan, maka akses pasar maupun permodalan bisa diarahkan dengan tepat.

​"Program khusus saya untuk pertama, saya akan buat peta bisnis unggulan daerah. Ketika peta bisnis unggulan daerah sudah jadi, dengan otomatis bahwa kita akan mencari investornya untuk bisa memberikan akses permodalan di daerah dan juga nanti kita akan berikan akses pasar," tukas Rey.

Ketua Umum BPD HIPMI DIY, Ekawati Rahayu Putri menilai Bung Rey adalah contoh putra daerah yang sukses di pusat.

​"Bung Reynaldo ini adalah contoh orang daerah yang bisa sukses di pusat. Karena awalnya beliau ada di Bendahara Umum dan sekarang mencalonkan untuk menjadi calon Ketua Umum BPP HIPMI," tutur perempuan yang akrab disapa Echa itu.

Echa juga menyinggung soal generasi muda dan mahasiswa yang tidak hanya melulu jadi ASN, tetapi juga bisa berkiprah menjadi pengusaha. Jika jadi pengusaha, generasi muda harus memiliki mental yang kuat yang saat jatuh dan dia harus mampu bangkit kembali.

Di DIY, Echa melihat potensi eco-tourism yang bisa terus dikembangkan. Menurutnya harus ada program-program HIPMI ke arah sana untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan eco-tourism.

"Di sini kami juga ada ketua bidang tentang tourism, dia juga lagi membuat program tentang tourism yang gabung nanti dengan sport tourism, sport. Nah, nantinya itu akan dibuat seperti itu," tukasnya. (Adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|