
Ilustrasi, Event Prambanan Jazz yang digelar di kompleks Candi Prambanan, Sleman. Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Rangkaian event yang berlangsung di Sleman dan Provinsi DIY pada akhir pekan 21–23 Agustus 2026 dinilai membuka peluang bagi pertumbuhan sektor perhotelan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Andhu Pakerti, mengatakan padatnya agenda lintas sektor memperlihatkan Sleman dan DIY semakin aktif sebagai destinasi wisata sepanjang tahun.
Sejumlah kegiatan yang digelar pada periode tersebut meliputi festival musik dan budaya Cherrypop 2026 di kawasan Candi Prambanan, Indonesian Custom Show di Jogja Expo Center, serta berbagai agenda sport tourism.
Beberapa di antaranya yakni FIB UGM Culture Run, Sleman Temple Run, dan Transmigrasi Festival Fun Run 6K di Kaliurang. Ragam kegiatan itu dinilai memiliki potensi ekonomi yang berbeda karena menyasar karakter pengunjung yang beragam.
“Event-event ini berpotensi memberi dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal,” kata Andhu dihubungi, Selasa (25/8/2026).
PHRI Sleman Masih Himpun Data Okupansi Hotel
Andhu menjelaskan, dampak ekonomi dari masing-masing event tidak selalu sama. Skala kegiatan dan karakteristik pengunjung menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi besarnya dampak terhadap sektor usaha.
PHRI Sleman saat ini masih menghimpun data okupansi hotel dari para anggotanya. Data tersebut diperlukan untuk melihat dampak rangkaian event akhir pekan secara lebih menyeluruh.
Menurut Andhu, peluang ekonomi tersebut perlu diperkuat melalui kerja sama antara penyelenggara event, pemerintah daerah, dan sektor akomodasi.
Ia juga mendorong agar event-event besar semakin terintegrasi dengan wilayah Sleman. Dengan demikian, aktivitas wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di titik yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan acara.
Integrasi tersebut dinilai penting karena manfaat ekonomi maupun potensi penerimaan daerah dari sektor hotel, restoran, dan hiburan dapat terserap secara maksimal.
“PHRI Sleman berharap sinergi antarpenyelenggara event, pemerintah daerah, dan sektor akomodasi terus diperkuat agar manfaat ekonominya dirasakan lebih optimal,” katanya.
Dispar Sleman Soroti Pemerataan Lokasi Event
Di sisi lain, Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman, Kus Endarto, menilai banyaknya event yang berlangsung bersamaan pada akhir pekan lalu menunjukkan daya tarik Sleman sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan.
Agenda tersebut mencakup wisuda, musik, budaya, hingga olahraga. Keberagaman kegiatan itu sekaligus membantu memperkenalkan Sleman sebagai salah satu pilihan lokasi penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional di DIY.
“Pelaksanaan event-event tersebut membantu promosi Sleman sebagai salah satu pilihan tempat di DIY untuk melaksanakan event skala nasional dan internasional,” kata Kus.
Namun, Kus menilai penyelenggaraan event tidak cukup hanya dengan memperbanyak agenda. Lokasi kegiatan juga perlu diarahkan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sleman.
Saat ini, pelaksanaan event masih banyak terpusat di kawasan utara, timur, dan tengah. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dispar Sleman agar geliat ekonomi pariwisata tidak hanya dinikmati wilayah tertentu.
Event Nasional dan Internasional Akan Ditawarkan ke Sleman Barat
Kus mengatakan Dispar Sleman ke depan akan menawarkan dan melaksanakan event berskala nasional maupun internasional di kawasan barat Sleman.
Pemerataan lokasi penyelenggaraan diharapkan dapat memperluas dampak ekonomi pariwisata. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan juga diharapkan memperoleh manfaat yang lebih besar dari aktivitas tersebut.
“Yang perlu menjadi perhatian selanjutnya adalah bagaimana event-event tersebut bisa tersebar di seluruh Sleman dan memberi manfaat lebih bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitar,” katanya.
Ia berharap pengembangan event di kawasan barat dapat menjadi bagian dari upaya pemerataan manfaat ekonomi pariwisata di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

















































