China Sebut Ada Secercah Harapan dalam Perang Iran vs AS-Israel

6 hours ago 2

Tim darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di daerah perumahan di Tel Aviv, Israel, 24 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,BEIJING -- Kementerian Luar Negeri China menyebut ada "secercah harapan" untuk perdamaian dan menghentikan perang di Timur Tengah, meskipun Teheran bersumpah untuk terus berperang.

Gedung Putih telah memperingatkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump siap untuk "melepaskan malapetaka" jika Iran tidak menerima rencana perdamaian untuk mengakhiri perang, tetapi Teheran bersikeras tidak akan bernegosiasi.

Pesan-pesan yang semakin meningkat tersebut menghancurkan harapan akan de-eskalasi yang akan segera terjadi, dengan kekerasan di lapangan tidak menunjukkan tanda-tanda mereda setelah hampir empat pekan.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mendesak dialog dalam panggilan terpisah dengan rekan-rekannya dari Turki dan Mesir, menunjukkan bahwa baik Teheran maupun Washington telah menunjukkan sinyal bahwa mereka bersedia untuk kembali ke meja perundingan.

"Dengan Amerika Serikat dan Iran yang sama-sama memberi sinyal kesediaan untuk bernegosiasi, secercah harapan untuk perdamaian telah muncul," ujar Wang kepada Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty seperti dilansir Arabnews, Kamis (26/3/2026).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|