Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh berada di depan pintu tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 saat penutupan paksa di Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/4/2026). Pemerintah Kota Banda Aceh menyegel dan menutup operasional tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 setelah terjadi dugaan penganiayaan yang dilakukan pengasuh terhadap balita berusia 18 bulan. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah (kiri) menempel poster penutupan operasional tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 di Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/4/2026). Pemerintah Kota Banda Aceh menyegel dan menutup operasional tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 setelah terjadi dugaan penganiayaan yang dilakukan pengasuh terhadap balita berusia 18 bulan. (FOTO : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh berada di depan pintu tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 saat penutupan paksa di Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/4/2026).
Pemerintah Kota Banda Aceh menyegel dan menutup operasional tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 setelah terjadi dugaan penganiayaan yang dilakukan pengasuh terhadap balita berusia 18 bulan.
sumber : Antara Foto

2 hours ago
2














































