Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk "Unite the Kingdom" yang mengguncang Ibu Kota Inggris, London. (REUTERS/Hannah McKay)
Peserta demo hingga penyelenggara tokoh sayap kanan Tommy Robinson menyampaikan seruan-seruan konservatifnya dalam demo. (REUTERS/Hannah McKay)
Pemilu di Inggris akan digelar pada 2029. Namun, seruan agar Perdana Menteri Keir Starmer mundur terus menggema dan memicu pertanyaan apakah pemerintahan saat ini bisa bertahan selama itu. Demo "Unite the Kingdom" sendiri disebut tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun, tetapi menarik pendukung dari beberapa partai. (REUTERS/Hannah McKay)
Banyak peserta pawai mengenakan warna turquoise - simbol khas partai sayap kanan garis keras Reform UK, yang dipimpin Nigel Farage, arsitek utama Brexit dan sekutu Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/Hannah McKay)


















































