Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan pidato di Majelis Rendah di Madrid, Spanyol, 25 Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, OVIEDO -- Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menuding Israel sedang membawa Timur Tengah menuju perang abadi. Hal itu disampaikan Albares menyusul aksi barbar Israel di Lebanon.
Menurut Ablares, Israel sedang menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon selatan seperti di Jalur Gaza. "Ini akan sangat serius bagi stabilitas Timur Tengah dan bagi keamanan Israel sendiri," kata Albares kepada penyiar publik RTVE, Senin.
Atas dasar itulah, ia menegaskan bahwa Israel tidak bisa mempertahankan hubungan normal dengan Uni Eropa (EU) di tengah pelanggaran hak asasi manusia yang terus berlangsung.
Menurutnya situasi di Lebanon mencerminkan pola pencegahan kehidupan normal bagi warga Lebanon, penghancuran infrastruktur sipil serta pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.
"Israel memerintakan pemindahan paksa penduduk sehingga mereka tidak dapat kembali, serta serangan oleh kedua belah pihak terhadap pasukan PBB di Lebanon.”
Situasi tersebut, menurut Albares, menunjukkan bahwa Israel berupaya menguasai sebagian dari negara berdaulat.
Albares juga mengulangi desakan Spanyol agar EU menangguhkan perjanjian asosiasi dengan Israel, yang akan ia perjuangkan pada pertemuan menlu EU pada Selasa (21/4).
“Israel harus memahami bahwa mereka tidak dapat memiliki hubungan normal ketika hak asasi manusia dilanggar secara terang-terangan,” ujarnya.

4 hours ago
2














































