Ditunggu Bos DJP! Masih Ada 9 Juta Wajib Pajak yang Belum Lapor SPT

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah wajib pajak yang telah melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak periode 2025 baru mencapai 6 juta, menjelang batas waktu berakhirnya pelaporan pada 31 Maret 2026 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2026 untuk wajib pajak badan.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, dengan catatan ini, maka masih ada sekitar 9 juta wajib pajak yang belum melaporkan SPT tahunannya.

"Kami masih menunggu sekitar 9 juta wajib pajak yang lain," kata Bimo saat ditemui di kawasan Kantor Pusat DJP, Jakarta, dikutip Kamis (5/3/2026).

Bimo mengatakan, bila mempertimbangkan sisa hari sampai batas waktu akhir pelaporan dan waktu puncak ramainya pelaporan sekitar 250 ribu per hari, maka sampai batas akhir penyampaian hanya akan mencapai 8,5 juta wajib pajak yang melaporkan SPT tahunan periode 2025.

"Itu katakan 10 hari dikali 250 ribu itu sekitar 2,5 juta ya, 2,5 juta dari 6 juta sekarang berarti 8,5 juta gitu ya," tegas Bimo.

Oleh sebab itu, Bimo menegaskan, saat ini Ditjen Pajak atau DJP tak hanya mengharapkan para wajib pajak secara sukarela melaporkan SPT tahunannya, melainkan menjemput bola dengan melakukan inovasi layanan.

Misalnya, dengan membuka layanan konsultasi pelaporan pada akhir pekan, hingga menambah fitur baru di sistem inti administrasi pajak alias Coretax, seperti Coretax Form hingga Cortax Mobile dua pekan mendatang.

"Penambahan bandwidth juga sudah dilakukan, penambahan node server juga sudah dilakukan di bulan Januari kemarin untuk memperkuat sistem Coretax," ucap Bimo.

Bimo pun berpesan kepada para wajib pajak yang belum melaporkan SPT nya untuk segera melaporkan saat ini. Jangan sampai melaporkan berdekatan dengan batas akhir karena ada momentum hari raya Idul Fitri.

"Supaya Lebaran nya betul-betul kembali fitri, itu perpajakannya juga segera dilaporkan saja. Karena nanti daripada Lebaran nya kurang ikhlas. Jadi sudah ikhlas ketika sudah lepas kewajibannya," tuturnya.

(arj/mij)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|