DPRD Jogja Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban Iduladha 2026

1 hour ago 3

DPRD Jogja Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban Iduladha 2026

DPRD Kota Jogja meminta Pemkot memperketat pengawasan hewan kurban Iduladha 2026 untuk mencegah penyakit ternak di lokasi penjualan. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Yogyakarta meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Langkah antisipasi penyakit ternak di lokasi penjualan hewan kurban dinilai mendesak dilakukan untuk menjaga keamanan konsumsi masyarakat serta mencegah penyebaran penyakit menular pada hewan.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PKS, Triyono Hari Kuncoro. Ia menilai pengawasan kesehatan ternak hingga kesiapan panitia kurban di tingkat kampung harus mulai diperkuat sejak sekarang.

Menurut Triyono, Kota Jogja selama ini menjadi salah satu titik distribusi hewan ternak dari berbagai daerah luar DIY. Kondisi tersebut membuat pengawasan di pasar tiban dan sentra penjualan hewan kurban musiman perlu dilakukan secara berkala.

Pemeriksaan kesehatan hewan dianggap penting untuk mencegah potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun gangguan kesehatan ternak lainnya menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

"Pemerintah Kota melalui dinas terkait harus segera turun ke lapangan. Lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara menyeluruh di semua sentra penjualan," tegas Triyono, Jumat (22/5/2026).

"Kita tidak boleh kecolongan. Pastikan setiap hewan yang dijual memenuhi syarat syar'i dan bebas dari penyakit menular," lanjutnya.

Dorong Pelatihan Juru Sembelih Halal

Selain pengawasan kesehatan ternak, Triyono juga meminta Pemkot Jogja memperkuat edukasi bagi panitia kurban dan takmir masjid terkait tata cara penyembelihan hewan yang sesuai syariat dan standar kebersihan.

Pelatihan atau bimbingan teknis mengenai konsep animal welfare, higienitas pengolahan daging, hingga tata kelola limbah penyembelihan dinilai perlu terus dilakukan agar pelaksanaan kurban berjalan aman dan sehat.

Politikus PKS itu mengingatkan limbah penyembelihan hewan kurban tidak boleh dibuang sembarangan, terutama ke aliran sungai di wilayah Kota Jogja.

"Panitia kurban di masjid-masjid dan lembaga sosial perlu dibekali pengetahuan yang memadai," ujar Triyono.

"Penyembelihan harus dilakukan dengan cara yang ihsan (baik), dan pembagian daging harus merata serta tepat sasaran, terutama bagi warga yang membutuhkan," katanya.

Momentum Perkuat Solidaritas Sosial

Triyono juga mengajak masyarakat menjadikan Iduladha 2026 sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih beragam.

Ia berharap pelaksanaan salat Iduladha hingga distribusi daging kurban dapat berjalan tertib sekaligus membantu warga kurang mampu di Kota Yogyakarta.

"Mari kita jadikan Iduladha ini sebagai wujud syukur dan kepedulian kita terhadap sesama," pungkas Triyono.

"Semoga pelaksanaan kurban tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua, khususnya warga Kota Yogyakarta."

Pengawasan kesehatan hewan kurban, kesiapan juru sembelih halal, hingga pengelolaan limbah penyembelihan diperkirakan menjadi fokus utama Pemkot Jogja menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di berbagai wilayah Kota Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|