Gempa M4,6 Guncang Timur Laut Ruteng Manggarai Dini Hari

1 hour ago 4

Gempa M4,6 Guncang Timur Laut Ruteng Manggarai Dini Hari

Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock

Harianjogja.com, MANGGARAI — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/8/2026) dini hari. Gempa berpusat di laut dan getarannya dirasakan warga di daratan.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 01:34:58 WIB. Episenter berada sekitar 51 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada koordinat 8,19° LS dan 120,64° BT.

Gempa tersebut tergolong dangkal dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan di Kabupaten Manggarai dengan intensitas II–III Modified Mercalli Intensity (MMI).

Pada skala tersebut, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah. Benda-benda ringan yang tergantung juga dapat terlihat bergoyang akibat guncangan.

Detail parameter gempa:

Waktu: Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 01:34:58 WIB
Magnitudo: M4,6
Lokasi: Laut, 51 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai
Koordinat: 8,19° LS dan 120,64° BT
Kedalaman: 10 kilometer
Intensitas: II–III MMI di Kabupaten Manggarai

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan setelah gempa, terutama jika terdapat bagian bangunan yang retak atau mengalami kerusakan.

Masyarakat disarankan menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan keselamatan. Informasi terbaru terkait aktivitas gempa dan kebencanaan juga dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi InfoBMKG dan akun media sosial @infoBMKG.

Saat gempa bumi terjadi, prioritaskan keselamatan diri dengan menerapkan prinsip Lari, Lindungi, dan Bertahan (Drop, Cover, and Hold On): segeralah berlutut merendahkan tubuh, lindungi kepala dan leher di bawah meja yang kokoh, lalu pegang erat kaki meja hingga guncangan mereda.

Jika sedang berada di luar ruangan, menjauhlah dari bangunan tinggi, tiang listrik, pohon, serta baliho untuk menghindari risiko tertimpa material yang roboh. Apabila Anda berada di dalam kendaraan, segera sepiyakan kendaraan di area yang terbuka dan aman, hindari menghentikan laju kendaraan di atas jembatan atau di bawah jalan layang, serta tetaplah berada di dalam mobil hingga situasi benar-benar aman.

Setelah guncangan berhenti, keluar dari gedung secara tertib menggunakan tangga darurat bukan lift serta terus waspadai potensi gempa susulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|