GM Tractors Buka-Bukaan Soal Baterai EV di Sektor Alat Berat Tambang

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Isu daya tahan baterai hingga potensi biaya tersembunyi masih menjadi perhatian utama pelaku industri dalam mengadopsi alat berat listrik di sektor pertambangan.

Product Support Director PT Gaya Makmur Tractors, Surateman, menegaskan bahwa jaminan terhadap baterai menjadi salah satu aspek untuk memberikan rasa aman kepada pengguna.

"Kami mempunyai warranty 5 tahun Pak. Jadi 5 tahun menurut saya ini juga dalam waktu yang sangat lama kalau kita beroperasi rata-rata di tambang di atas 5.000 bahkan sampai 6.000, tentu ini akan daya tahannya garansinya saja sudah 30.000 jam ya," ujar Surateman dalam EV Transition in Mining Industry Outlook 2026, Rabu, (29/4/2026).

Pasalnya muncul kekhawatiran terkait umur pakai baterai yang selama ini kerap dianggap sebagai komponen paling mahal dalam ekosistem alat berat listrik.

Di sisi lain, kesiapan suku cadang juga menjadi perhatian, terutama untuk memastikan operasional tidak terganggu dalam jangka panjang.

"Setiap unit baru datang ada 10 parameter yang harus kami penuhi, salah satunya adalah kecukupan daripada spare part. Dalam waktu 12.000 jam itu semua spare part yang kita perkirakan nanti akan memerlukan penggantian itu sudah kita siapin bersamaan dengan alat datang," jelas Surateman

Dengan cara tersebut, perusahaan mengantisipasi potensi gangguan operasional sekaligus menekan risiko biaya tak terduga yang sering menjadi kekhawatiran pengguna.

Sementara itu, terkait kekhawatiran standar pengisian daya yang belum seragam, Surateman menyebut sistem yang ada saat ini sudah cukup fleksibel untuk digunakan lintas peralatan.

"Apabila Bapak mempunyai alat equipment yang lai, sebenarnya Bapak equipment yang lain itu bisa memakai charging yang sama. Jadi menurut saya standarisasinya sudah proven," katanya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|