Jumali Selasa, 28 Juli 2026 11:17 WIB

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Perjalanan mengejutkan Cape Verde di Piala Dunia 2026 kembali mendapat pengakuan dari FIFA. Meski gagal melangkah lebih jauh di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tim debutan asal Afrika tersebut berhasil mencuri perhatian dunia lewat gol spektakuler Sidny Lopes Cabral yang kini resmi dinobatkan sebagai gol terbaik turnamen.
Penghargaan itu diberikan setelah FIFA menutup voting publik untuk kategori Goal of the Tournament. Gol milik Lopes Cabral yang tercipta saat menghadapi Argentina pada fase 32 besar berhasil meraih suara terbanyak dan mengungguli sejumlah kandidat lain dari para bintang sepak bola dunia.
Pencapaian tersebut menjadi simbol keberhasilan Cape Verde menghadirkan salah satu kisah paling inspiratif sepanjang Piala Dunia 2026. Meski berstatus debutan, mereka mampu memberi perlawanan sengit kepada negara-negara besar dan meninggalkan kesan mendalam bagi penggemar sepak bola global.
Momen yang melahirkan gol terbaik turnamen terjadi dalam laga dramatis melawan Argentina di Stadion Miami. Saat itu Argentina yang berstatus juara bertahan sempat unggul lebih dulu melalui Lionel Messi pada menit ke-29.
Cape Verde tidak menyerah. Deroy Duarte berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-59 sehingga pertandingan harus berlanjut hingga babak tambahan waktu.
Drama semakin memanas ketika Lisandro Martinez membawa Argentina kembali unggul pada menit ke-92. Namun Cape Verde kembali menunjukkan mental luar biasa.
Pada menit ke-103, Sidny Lopes Cabral menciptakan salah satu gol paling indah sepanjang turnamen. Berawal dari sisi kiri serangan, ia melewati Alexis Mac Allister sebelum melepaskan tembakan melengkung yang melesat ke sudut atas gawang Argentina. Emiliano Martinez hanya bisa terpaku menyaksikan bola bersarang di gawangnya. Gol tersebut membuat skor kembali imbang 2-2 dan memicu harapan Cape Verde untuk menciptakan kejutan besar.
Meski akhirnya Argentina memastikan kemenangan 3-2 pada penghujung pertandingan, gol Lopes Cabral tetap menjadi sorotan utama. Bahkan banyak pengamat dan penggemar sepak bola menilai gol tersebut sebagai salah satu momen paling ikonik sepanjang Piala Dunia 2026.
Dalam voting akhir FIFA, gol Lopes Cabral mengungguli sejumlah kandidat kuat lainnya, termasuk gol Eldor Shomurodov dari Uzbekistan dan Wilson Isidor dari Haiti. Keputusan para pemilih menunjukkan bahwa kualitas teknik, keberanian, dan konteks pertandingan menjadi faktor penting dalam menentukan pemenang penghargaan tersebut.
Prestasi Cape Verde tidak berhenti pada penghargaan gol terbaik. Penampilan gemilang kiper veteran mereka, Vozinha, juga mendapat apresiasi besar. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu masuk dalam susunan tim terbaik pilihan penggemar FIFA setelah tampil heroik sepanjang turnamen dan membantu Cape Verde menghadirkan sejumlah kejutan.
Kombinasi penghargaan individu tersebut semakin menegaskan bahwa Cape Verde merupakan salah satu fenomena terbesar di Piala Dunia 2026. Walaupun tidak mengangkat trofi, mereka berhasil memenangkan hati banyak penggemar sepak bola melalui permainan berani, semangat pantang menyerah, dan sejumlah momen berkelas dunia.
Gol Sidny Lopes Cabral kini tidak hanya tercatat sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi simbol bahwa keajaiban sepak bola dapat lahir dari negara mana pun, termasuk tim yang sebelumnya tidak banyak diperhitungkan di panggung dunia. Dengan pencapaian tersebut, nama Cape Verde dipastikan akan terus dikenang sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah Piala Dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































